Mudik Lebaran 2022

Mudik Lebaran, Transportasi Udara Bisa Jadi Pilihan, Ini 3 Alasannya

keunggulan pertama yang dimiliki transportasi udara dalam memenuhi tingginya permintaan adalah fleksibilitas.

Editor: Sanusi
Warta Kota/Nur Ichsan
Pemudik siap melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi udara, Jumat (29/4/2022). Mereka memanfaatkan transportasi udara untuk mempersingkat waktu perjalanan mengingat perayaan Hari Raya Idul Fitri, yang tinggal beberapa hari lagi, Selain ingin menghindari kemacetan, juga karena ia baru saja mendapat jatah cuti kerja. (WartaKota/Nur Ichsan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Angkutan Lebaran 2022 khususnya pada periode arus mudik di bandara-bandara PT Angkasa Pura II berjalan dengan baik.

Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan kelancaran Angkutan Lebaran 2022 di bandara AP II didukung kolaborasi erat di antara stakeholder termasuk pemudik yang merencanakan perjalanan sedari awal atau tidak dekat dengan hari lebaran.

Di samping itu, lanjut Muhammad Awaluddin, moda transportasi udara memiliki tiga keunggulan dalam mengakomodir tingginya permintaan seperti di masa angkutan lebaran.

Baca juga: Update Arus Mudik di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek Pukul 20.57 Wib, Lalu Lintas Terpantau Lancar

“Di saat permintaan masyarakat tinggi untuk bepergian, transportasi udara memiliki tiga keunggulan untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga kami bersyukur periode angkutan lebaran 2022 khususnya pada arus mudik ini bisa berjalan dengan baik di bandara-bandara AP II termasuk Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia,” kata Awaluddin, Sabtu (30/4/2022).

“Tiga keunggulan yang dimiliki transportasi udara itu dapat membantu memudahkan pemudik dalam melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga,” jelas Muhammad Awaluddin.

Baca juga: Pantau Arus Mudik Lewat Udara, Erick Thohir Pastikan Mudik Tahun Ini Aman

Adapun keunggulan pertama yang dimiliki transportasi udara dalam memenuhi tingginya permintaan adalah fleksibilitas.

“Transportasi udara memiliki fleksibilitas, di mana calon penumpang bisa memilih tanggal dan jam keberangkatan serta maskapai yang sesuai dengan kebutuhan. Apabila di tanggal dan jam keberangkatan yang diinginkan sudah tidak tersedia tiket, maka bisa dipilih alokasi waktu lainnya,” jelas Muhammad Awaluddin.

Kemudian, keunggulan kedua adalah transportasi udara memiliki kapasitas yang dapat disesuaikan dengan permintaan.

“Apabila permintaan tinggi, AP II selaku operator bandara akan berkoordinasi dengan maskapai dan ground handling serta pihak terkait lainnya untuk menambah kapasitas kursi penerbangan melalui mekanisme extra flight (penerbangan tambahan), pengaturan slot time penerbangan, perpanjangan jam operasional bandara, dan lain sebagainya,” ungkap Muhammad Awaluddin.

Sementara itu keunggulan ketiga yang dimiliki transportasi udara adalah luasnya konektivitas penerbangan.

“Transportasi udara mengkoneksikan setiap provinsi di Indonesia. Melalui jalur udara, kita bisa melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lainnya dengan waktu yang singkat. Di negara kepulauan seperti Indonesia, transportasi udara merupakan moda yang paling efisien dan efektif,” ujar Muhammad Awaluddin.

Tiga keunggulan itu juga yang menjadikan transportasi udara sebagai pilihan pemudik dalam melakukan perjalanan pada angkutan lebaran 2022.

Oleh karena itu, PT Angkasa Pura II mengimbau masyarakat dapat memanfaatkan pilihan menggunakan transportasi udara dalam masa arus mudik lebaran dan tentu saja juga pada saat arus balik nanti.

Puncak arus mudik

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved