Senin, 1 Juni 2026

Denmark Tertarik Investasi Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi

Denmark kembali menunjukkan minatnya untuk berinvestasi pada proyek-proyek energi terbarukan, khususnya pengolahan sampah menjadi energi.

Tayang:
Editor: Sanusi
TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Denmark kembali menunjukkan minatnya untuk berinvestasi pada proyek-proyek energi terbarukan, khususnya pengolahan sampah menjadi energi.

Hal itu disampaikan Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen saat melakukan kunjungan ke pabrik milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) di Cilacap, Jawa Tengah.

Pabrik itu merupakan proyek pengelolaan sampah yang telah terjalin antara SBI dengan Kedutaan Besar Kerajaan Denmark sejak 2013.

Baca juga: Waspadai Sampah Digital di Era Digitalisasi Perbankan 

Lars Bo Larsen menyampaikan, Denmark mendukung keberadaan fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) di Cilacap untuk mempercepat transisi hijau di Indonesia.

"Kami yakini akan membawa banyak peluang dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan," katanya dalam keterangannya, Senin (6/6/2022).

Ia menyebut, fasilitas percontohan di Cilacap ini telah menunjukkan teknologi yang teruji, dan memberi banyak pelajaran penting untuk menarik pendanaan bagi replikasi di daerah lain.

Teknologi RDF adalah upaya pengelolaan sampah berkelanjutan yang mampu mengubah sampah menjadi energi alternatif terbarukan dan dapat mengurangi emisi CO2.

Baca juga: PP Presisi Garap Proyek Pengolahan Sampah Kali Ciliwung Senilai Rp 195 Miliar

Fasilitas pengolahan sampah domestik terpadu yang pertama di Indonesia ini merupakan milik Pemerintah Kabupaten Cilacap, atas dana hibah dari Pemerintah Kerajaan Denmark melalui program ESP3, dan didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta SBI yang ditunjuk sebagai operator.

Proyek ini diinisiasi oleh SBI sebagai perwujudan kepedulian lingkungan yang melibatkan banyak pemangku kepentingan terkait termasuk Pemerintah Kerajaan Denmark dalam studi awal hingga implementasi.

Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo menjelaskan, pengelolaan limbah dan sampah menjadi energi alternatif terbarukan mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, dapat membantu perwujudan pembangunan keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kerja sama lintas pemangku kepentingan yang terjalin dalam proyek RDF di Cilacap ini, kami harap dapat terus berlangsung dan diterapkan di lebih banyak daerah di Indonesia," kata Lilik

Dalam perkembangannya, Kedutaan Denmark juga turut mendukung beberapa inisiatif antara lain dengan memberikan dukungan untuk studi kelayakan dalam proyek RDF Plant di Provinsi Aceh.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved