Bertemu Ratu Belanda, Pemerintah Indonesia Bahas Digitalisasi UMKM

Inklusi keuangan dapat dipercepat dengan dukungan digitalisasi, salah satunya dengan pemanfaatan biometric ID, sebagaimana diusulkan Ratu Maxima.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Hendra Gunawan
istimewa
Kementerian Perindustrian. Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda dalam rangkaian kegiatan Forum Ekonomi Dunia 2022. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda dalam rangkaian kegiatan Forum Ekonomi Dunia 2022.

Dalam pertemuan yang dilakukan baru-baru ini, Menko Airlangga dan Menperin Agus membahas berbagai upaya pemerintah Indonesia dalam membangun keuangan inklusif dan dukungan terhadap kemajuan UMKM.

Pemerintah Indonesia menyampaikan upaya pengembangan UMKM yang dijalankan melalui inklusi keuangan dan digitalisasi, yang merupakan faktor penting untuk mendorong produktivitas UMKM.

Baca juga: Kementerian PUPR: HUNI Tingkatkan Kompetensi UMKM Bidang Konstruksi

Dengan pertumbuhan UMKM di Indonesia yang mencapai porsi usaha hingga 99 persen dari total usaha, UMKM dinilai masih belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

"Ratu Maxima memberikan perhatian agar pemerintah Indonesia dapat menjaga dampak inflasi dan pengaruhnya terhadap UMKM, khususnya untuk industri pangan," tutur Agus, Senin (6/6/2022).

Di sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang merupakan bagian dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Kementerian Perindustrian turut berupaya agar para pelaku IKM dapat meningkatkan penjualannya melalui pemasaran digital atau online.

Baca juga: UMKM Produk Halal Makin Bergairah di Yogyakarta

Sejumlah strategi dilakukan di antaranya melalui link and match atau kemitraan dengan industri skala besar dan BUMN, membangun ekosistem digital dengan masuk ke dalam platform marketplace dan melalui pengadaan barang pemerintah dan BUMN.

"Kemenperin telah menyelenggarakan berbagai program pembinaan dan pendampingan kepada pelaku IKM agar mereka bisa menjadi bagian dari rantai pasok industri di dalam negeri maupun global," jelas Menperin.

Pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk UMKM secara digital dapat mempermudah transaksi dengan adanya platform pembayaran digital, sehingga produktivitas UMKM perlu didorong ke arah digital untuk membantu pertumbuhan ekonomi melihat besarnya porsi usaha dari UMKM.

Inklusi keuangan juga diperlukan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Inklusi keuangan dapat dipercepat dengan dukungan digitalisasi, salah satunya dengan pemanfaatan biometric ID, sebagaimana diusulkan Ratu Maxima.

Baca juga: Sandiaga Uno Ajak UMKM Kembali Bangkit, Besarkan Usaha di Platform Digital

Ratu Maxima juga menyampaikan dukungannya bagi Indonesia dalam Presidensi G20 tahun 2022. Ratu berharap, akan lahir hasil dari upaya digitalisasi UMKM yang bisa dibawa pada tingkat Leaders sebagai hasil nyata pencapaian Presidensi G20.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, menyampaikan pemerintah Indonesia percaya ada pencapaian dan pembelajaran dari perjalanan Indonesia untuk meningkatkan inklusi keuangan, serta mempercepat proses konektivitas dan operabilitas dari sistem pembayaran.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved