Teknologi Karya Digital Nusa Gandeng Pemprov Bali Tingkatkan Sistem Transportasi Jelang G20

TKDN dan ITS menggelar product showcase perangkat pintar atau IoT yang bernama TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet kepada Gubernur Provinsi Bali

Penulis: Lita Febriani
ist
Teknologi Karya Digital Nusa (PT TKDN) berkolaborasi dengan Intelligent Transport System Indonesia (ITS Indonesia) dan Pemerintah Provinsi Bali meningkatkan sistem keamanan transportasi jelang KTT G20. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM - Mendukung kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan di Bali, PT Teknologi Karya Digital Nusa (PT TKDN) berkolaborasi dengan Intelligent Transport System Indonesia (ITS Indonesia) dan Pemerintah Provinsi Bali meningkatkan sistem keamanan transportasi.

TKDN dan ITS menggelar product showcase perangkat pintar atau IoT yang bernama TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet kepada Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penandatanganan kesepakatan antara member ITS Indonesia dengan Gubernur Provinsi Bali.

Baca juga: Perbandingan Toyota bZ4X dan Lexus UX 300e, Mobil Listrik yang Akan Jadi Tunggangan Pejabat di G20

"Dengan teknologi berbasis IoT dan AI yang terintegrasi ini, PT TKDN berharap dapat membantu sektor pariwisata di Indonesia yang aman dan nyaman dari sisi transportasi," tutur Direktur Utama PT TKDN David Santoso, Minggu (14/8/2022) melalui keterangan resmi.

Pada kegiatan ini, PT TKDN memperkenalkan kecanggihan perangkat TAM Fleet berbasis AI yang berfungsi sebagai sensor dan pengawasan pengemudi yang terbukti meningkatkan keselamatan armada, penumpang dan pengemudi.

Perangkat yang dipamerkan, yaitu Driver Safety Monitoring (DSM) yang dapat memberikan Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi.

Begitu juga perangkat Blind Spot Detection yang menggunakan 3D depth camera with AI yang mampu mendeteksi keberadaan pejalan kaki maupun kendaraan disekitar armada dengan keakuratan mencapai 95 persen sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Mobil Listrik bZ4X Batal Jadi Kendaraan Delegasi KTT G20, Toyota Pilih Lexus UX300e Sebagai Gantinya

Perangkat lain dari TAM Fleet seperti Advance Driver Assitance System (ADAS) dan Indicator R-Watch bahkan dapat memberikan peringatan awal jika armada kendaraan terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan ataupun jika terjadi potensi tabrakan depan.

Sedangkan perangkat pelacak dan keamanan kendaraan yang menggunakan perpaduan teknologi Global Positioning System (GPS) dan dikombinasikan dengan Global System for Mobile Communication (GSM) dari TAM Fleet pun mampu melacak, memantau posisi dan status kendaraan secara real time.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved