Minggu, 12 April 2026

Mengenal Etanol hingga Dampak Penggunaannya bagi Kendaraan Modern dan Lawas, Simak di Sini

Pemerintah mewacanakan penggunaan Etanol sebesar 10 persen pada Bahan Bakar Minyak (BBM).

|
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
ILUSTRASI BAHAN BAKAR - Pemerintah mewacanakan penggunaan Etanol sebesar 10 persen untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) fosil di Indonesia. Penambahan Etanol 10 persen (E10) pada BBM dilakukan dalam rangka mendukung program energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicanangkan pemerintah.  

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah RI mewacanakan penggunaan Etanol sebesar 10 persen pada BBM
  • Etanol merupakan senyawa kimia organik yang sudah lama digunakan sebagai campuran BBM
  • Beberapa negara di dunia sudah menerapkan campuran Etanol pada bahan bakar
  • Penggunaan Etanol pada BBM diklaim lebih ramah lingkungan
  • Kekurangan penggunaan Etanol yakni lebih boros bahan bakar

TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah mewacanakan penggunaan Etanol sebesar 10 persen untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) fosil di Indonesia.

Penambahan Etanol 10 persen (E10) pada BBM dilakukan dalam rangka mendukung program energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicanangkan pemerintah. 

Indonesia sendiri sebelumnya telah menerapkan campuran bensin dengan Etanol sebesar 3,5 persen.

Meski demikian, wacana penggunaan Etanol sebesar 10 persen masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Berikut Tribunnews sajikan pengertian hingga dampak penggunaan Etanol bagi kendaraan lawas dan modern.

Pengertian

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Etanol, atau etil alkohol, adalah senyawa kimia organik yang mudah terbakar, tidak berwarna, dan memiliki bau khas. 

Senyawa ini merupakan bahan utama dalam minuman beralkohol dan memiliki berbagai kegunaan lain, termasuk sebagai pelarut, desinfektan, dan bahan bakar alternatif.

Etanol dapat diproduksi secara alami melalui fermentasi tanaman atau melalui proses kimia industri.

Baca juga: Pemerintah Diminta Tak Terburu-buru Terapkan Kebijakan Campuran Etanol 10 Persen pada BBM

Etanol banyak digunakan sebagai pelarut berbagai bahan-bahan kimia yang ditujukan untuk konsumsi dan kegunaan manusia.

Di sisi lain, Etanol juga telah lama digunakan sebagai campuran bahan bakar.

Tujuan penggunaan Etanol di BBM

Tujuan penggunaan etanol untuk bahan bakar adalah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, meningkatkan kualitas dan performa mesin, serta mengurangi emisi gas rumah kaca dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan yang berasal dari tumbuhan.

Selain itu, Etanol juga dapat meningkatkan angka oktan (RON) dan menjaga kebersihan injektor bahan bakar.

Penggunaan Etanol pada BBM di sejumlah negara

Adapun penggunaan Etanol pada BBM telah dilakukan di sejumlah negara.

Sebagai contoh, Amerika Serikat telah menggunakan campuran Etanol 10 persen pada BBM. 

Sementara Argentina hingga 12 persen, kemudian Thailand dan India sebesar 20 persen.

Kelebihan penggunaan E10 pada BBM

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved