ASDP Indonesia Ferry Kejar Target Laba Tumbuh Dua Kali Lipat di 2022

ASDP Indonesia Ferry berhasil mencatat kinerja positif pada 2021 dengan mencatatkan laba bersih Rp 326,3 miliar

Tribunnews.com/Reynas Abdilla
Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dengan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menargetkan kinerja laba dapat tumbuh hingga 2 kali lipat hingga akhir 2022.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi optimis capaian tersebut dapat terealisasikan.

Pasalnya, hingga semester II-2022, perolehan laba Perseroan telah melampaui capaian laba di 2021.

Baca juga: Cerita Dirut ASDP Dikawal Orang Bersenjata Saat Tertibkan Pelabuhan Hingga Detak Jantung Berdebar

“Kami optimis (laba) bisa 2 kali lipat dari prestasi di 2021. Sekarang saja rekor 2021 sudah pecah dalam berapa bulan di 2022,” ucap Ira Puspadewi saat melakukan kunjungan ke Kantor Tribunnews Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Sebagai informasi, ASDP Indonesia Ferry berhasil mencatat kinerja positif pada 2021 dengan mencatatkan laba bersih Rp 326,3 miliar.

Sedangkan, pada paruh pertama di tahun 2022, perusahaan pelat merah yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan ini telah membukukan laba sebesar Rp340 miliar.

Dalam kesempatan tersebut Ira kembali mengatakan, ASDP akan terus konsisten pada program transformasi dan digitalisasi, prioritas investasi dan efisiensi keuangan.

Khusus transformasi digitalisasi layanan, terbukti telah membawa dampak baik terhadap kegiatan operasional Perusahaan.

Baca juga: Melalui Digitalisasi, Bos ASDP Sulap Wajah Pelabuhan Penyeberangan Jadi Lebih ‘Beradab’

ASDP Indonesia Ferry telah menerapkan sistem pembayaran tiket dengan menggunakan uang elektronik untuk penyeberangan moda transportasi laut.

Pembayaran non tunai dalam pembelian tiket ferry dapat meminimalisir potensi kebocoran pendapatan penyeberangan, keakuratan manifest, dan juga memudahkan pencatatan data transaksi keuangan menjadi lebih valid.

Tak hanya menerapkan transaksi non tunai, ASDP Indonesia Ferry juga menerapkan pemesanan tiket melalui aplikasi Ferizy untuk memastikan jadwal, kapasitas penumpang dengan daya angkut kapal.

Menurut Ira, hadirnya Ferizy juga mencegah praktik percaloan dan memastikan data penumpang sesuai dengan manifest perjalanan.

Dengan demikian, para calon penumpang tidak perlu mengantri di loket untuk mengisi data, dan pembeli tiket juga sudah bisa melakukan pemesanan sejak jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan.

Baca juga: Dirut ASDP: Investasi Hasil Segera dan Efisiensi Jadi Skala Prioritas untuk Menambah Pendapatan

“Ini merupakan perubahan besar. Tidak hanya ASDP yang berubah, tetapi dapat mengubah perilaku masyarakat dari yang biasanya antrian tidak tertib di pelabuhan, kemudian menjadi tertib setelah ada inovasi reservasi online,” pungkas Ira Puspadewi

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved