Astra Land Antisipasi Dampak Inflasi dan Kenaikan Harga BBM di Proyek Properti 

sejumlah peristiwa politik di luar negeri seperti perang Rusia dan Ukraina juga berdampak tidak langsung terhadap bisnis properti di Indonesia

Tribunnews.com/Fin
Presiden Direktur PT Astra Land Indonesia, Wibowo Muljono (tengah). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Astra Land menyatakan sudah mengantisipasi sejumlah risiko ekonomi seperti tren inflasi yang cenderung naik dan kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang bisa memicu melonjaknya biaya pengadaan material pada sejumlah proyek propertinya.

"Kita lihat inflasi akan naik, harga BBM juga akan naik. Itu semua kita antisipasi untuk pembamgunan proyek properti kita saat ini dan ke depan," ujar Wibowo Muljono, Presiden Direktur PT Astra Land Indonesia menjawab pertanyaan wartawan di acara media tour ke Arumaya Residences, salah satu proyek hunian Astra Land di Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2022).

Wibowo menjelaskan, untuk proyek hunian Garden Villa di Arumaya Residences masih ada 50 persen dari proyek ini yang harusnya dibangun.

Baca juga: Pengamat Energi: Penurunan Harga BBM Non Subsidi Mengikuti Perkembangan Minyak Dunia

"Jadi kita mungkin akan terimbas suku bunga dan lain-lain. Tapi itu sudah kita antisipasi di awal tahun. Ada sekitar 90 persen harga-harga yang harus kita bayar dan sudah kita pastikan harganya sudah kita ikat (di awal)," bebernya.

Wibowo menjelaskan, sejumlah peristiwa politik di luar negeri seperti perang Rusia dan Ukraina juga berdampak tidak langsung terhadap bisnis properti di Indonesia.

"Dari pihak pembeli, ini sebenarnya  sesuatu yang  kita sadari. Pembeli melihat ini sebagai sentimen pasar," ujarnya.

"Jika sentimen pasar naik mereka tentu akan menyambut dengan baik. Sentimen pasar (terhadap sektor properti) di tahun ini kita lihat mulai membaik seperti sudah mulai ada pengembang yang launching produk-produk apartemen baru," ujar Wibowo.

"Kita melihat ekonomi saat ini tidak separah yang mereka kira, Semuanya masih bisa terukur. Kita berterima kasih kepada pemerintah yang telah menberi insentif dan juga keseriusan  pemerintah dalam menangani Covid-19."

Baca juga: Masyarakat Menengah ke Bawah Paling Terdampak Jika Harga BBM Naik

"Pemerintah sangat prudent dalam menangani penurunan kasus Covid-19.  Itu sebabnya kita melihat sentimen ke sektor properti akan naik ke depannya," ujarnya.

Untuk mendorong minat konsumen, Wibowo menyatakan, Astra Land menyiapkan skema pembelian unit properti dengan cicilan panjang, cicilan bertahap dan sebagainya bekerja sama dengan perbankan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved