BBM Bersubsidi

Sepeda Listrik Seharga Rp 9 Jutaan Diburu Masyarakat Usai Harga BBM Naik

Penjualan C2 ini mencapai hingga 2.000 unit setiap bulannya dan pemesanan datang dari seluruh Indonesia.

HO
Sepeda listrik menjadi salah satu pilihan masyarakat ketika harga BBM mengalami kenaikan. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak akhir pekan lalu, membuat sebagian masyarakat beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan, seperti sepeda listrik Viar C2.

Dikenalkan pada Juni 2022, penjualan Viar C2 terus meraih hasil positif, di mana pembeli banyak yang rela inden untuk mendapatkan unitnya dan permintaan makin meningkat di saat kenaikan harga BBM.

"Alhamdullilah penerimaan masyarakat terhadap produk kami ini sangat positif. Bahkan gak perlu waktu lama di dealer, pasti langsung sold. Saat ini indent, pas banget Agustus kemarin stoknya habis. Plan tengah September sudah ready lagi," tutur Marketing Communication Division Viar Motor Indonesia Frengky Osmond kepada Tribunnews, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Pusing Harga BBM Naik, 10 Sepeda Motor Listrik Ini Bisa Jadi Solusi, Harganya Mulai Rp 11 Jutaan

Sepeda listrik Viar C2 dilengkapi fitur keamanan berkendara, seperti lampu penerangan, lampu sein, lampu rem, spion, klakson hingga remote yang berfungsi sebagai keyless untuk pengendalian jarak jauh.

C2 dilengkapi baterai Graphene Lead Acid, serta motor listrik BLDC 500 watt yang mampu menempuh jarak hingga 50 km dengan kecepatan maksimum 32 km/jam.

Sepeda listrik tersebut dipasarkan dalam beberapa pilihan warna, yakni Shining Red, Cool Blue, Sweet Green dan Bright Yellow, dengan banderol sebesar Rp 9.600.000 untuk wilayah Jakarta.

Penjualan C2 ini mencapai hingga 2.000 unit setiap bulannya dan pemesanan datang dari seluruh Indonesia.

"Penerimaannya benar-benar bagus sekali. Secara keseluruhan ya 2.000 unit lebih dalam satu bulan. Makanya kami bisa bilang saat ini masyarakat sebenarnya tertarik dengan kendaraan listrik, hanya masalah harga dan pembiayaan saja yang masih kendala, sedangkan sepeda listrik kan bisa dibilang masih ramah di kantong ya, jadi penerimaannya positif," terang Frengky.

Pemerintah telah memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar.

Pengumuman kenaikan BBM subsidi disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif yang satu meja dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, yang disiarkan dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/9/2022).

Tampak hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, yang juga duduk dalam satu meja dengan Jokowi.

Kini harga BBM subsidi mulai hari ini pukul 14.30, jenis Pertalite dari Rp7650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter.

Kemudian, Solar menjadi menjadi Rp6.800 per liter dari sebelumnya seharga Rp5.150 per liter.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved