Hasil Kompendium Bali Penguatan UMKM, Kadin Indonesia: Kami Siap Dukung
UMKM adalah tulang punggung perekonomian di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Berdasarkan laporan Datanesia bertajuk Tersendatnya Digitalisasi UMKM, beragam hambatan digitalisasi UMKM yang harus diatasi, antara lain soal literasi dan logistik.
Menurut Arsjad Rasjid, masih banyak UMKM yang merasa tidak perlu menjadi bagian dari ekosistem digital.
Selain itu, biaya logistik yang tidak murah di Indonesia juga dapat menghambat UMKM melakukan penetrasi ke pasar yang lebih luas.
"Dalam proses digitalisasi dan peningkatan kapasitas UMKM, KADIN Indonesia telah menggagas platform Wikiwirausaha. Platform tersebut sebagai jembatan penghubung antara UMKM, koperasi, startup serta pemerintah daerah," Arsjad Rasjid menjelaskan.
Wikiwirausaha diinisiasi untuk membantu UMKM mendapat informasi mengenai pelatihan dan kemitraan.
Pelaku UMKM menurutnya juga dapat mencari mitra melalui platform tersebut. Bahkan, Wikiwirausaha juga dapat dijadikan forum diskusi antar pelaku UMKM.
"Wikiwirausaha memungkinkan penggunanya untuk mengisi konten yang memperkaya wawasan para pelaku UMKM. Pelaku usaha juga dapat mengakses berbagai informasi, pelatihan, serta berdiskusi mulai dari literasi keuangan hingga masalah perizinan usaha," kata Arsjad Rasjid.
Kompendium Bali (Bali Compendium), adalah hasil dari pertemuan tingkat menteri di bidang perdagangan, investasi dan industri atau Trade, Investment and Industry Ministerial Meeting (TIIMM), yang merupakan bagian dari acara G20 di Bali.
Kompendium Bali diinisiasi, antara lain sebagai acuan kebijakan masing-masing negara dalam merancang dan melaksanakan strategi untuk menarik investasi berkelanjutan, dan menghindari intervensi antarnegara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-umum-kadin-indonesia-arsjad-rasjid7.jpg)