Jumat, 29 Mei 2026

Sambangi Pasar di Sumedang, Mendag: Harga Beras Rp 9.400 Bayarnya Bisa Pakai QRIS

Mendag mengecek harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional dengan mendatangi Pasar Tanjungsari, Sumedang.

Tayang:
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Choirul Arifin
dok.
Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengecek harga beras di Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jumat (11/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan kembali melakukan sidak harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional dengan mendatangi Pasar Tanjungsari, Sumedang.

"Seperti biasa, sebagai menterinya Ibu-ibu, menterinya pasar becek, Saya hari-hari memang rutin ke pasar untuk memastikan stok dan harga barang kebutuhan pokok aman." Jelas Zulkifli Hasan, di Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jumat (11/11/2022).

Dari hasil pemantauannya, Mendag mengaku bersyukur harga-harga barang kebutuhan pokok terpantau stabil cenderung turun.

"Kita bersyukur harga-harga stabil bahkan ada yang turun, misalnya beras di sini (Pasar Tanjungsari) bisa dibeli dengan harga Rp 9.400 /Kg. Bayarnya pun sekarang mudah, bisa pakai QRIS, canggih sekarang, cukup dengan Smartphone sudah bisa belanja," kata Zulhas.

Lebih lanjut Zulhas menjelaskan bahwa beras dengan harga Rp 9.400 adalah beras yang hadir di pasaran hasil penugasan Kemendag ke Perum Bulog melalui program KPSH (Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga)

"Sesuai arahan Pak Presiden untuk menstabilisasi harga beras di pasaran, makan Kemendag hadir bersama Bulog menyediakan beras dengan harga terjangkau," kata Zulhas.

Baca juga: Harga Beras Hari Ini Stabil, Jenis Premium 1 Rp 13.000 Per Kg

Tak hanya beras, harga barang kebutuhan pokok lain juga terpantau stabil cenderung turun antara lain cabai merah kriting Rp 40.000, Ayam Rp 32.000, Bawang Merag Rp 35.000, dan MinyaKita dijual dengan harga Rp 13.500.

Baca juga: Harga Beras di Pasar Induk Cipinang di Atas HET Mencapai Rp9.834 per Kg, Ini Sejumlah Penyebabnya

"Ayam itu bahkan terlalu murah sebenarnya, normalnya itu Rp 35.000, kalau terlalu murah nanti peternak yang menggemukkan ayamnya bangkrut," kata Mendag.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved