Kamis, 7 Mei 2026

Pameran Properti Menjadi Solusi Bagi Calon Pembeli Rumah Pertama

Hasil survei yang dilakukan kepada 662 responden calon pembeli rumah pertama

Tayang:
Editor: Content Writer
HO
Suasana acara Indonesia Properti Expo (IPEX) yang berlangsung pada 13-21 Agustus 2022 di Jakarta Convention Center (JCC). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei yang dilakukan kepada 662 responden calon pembeli rumah pertama menunjukkan 84 persen menemukan solusi melalui pameran properti.

Pada pagelaran Indonesia Properti Expo (IPEX) yang berlangsung selama 9 hari di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan tersebut menghasilkan pertemuan antara pengembang terkemuka dengan investor dan para calon pembeli rumah.

Pameran properti terbesar di Indonesia ini, konsisten menghadirkan lebih dari 300,000 pengunjung di setiap tahun yang bertujuan sebagai sarana strategis berkomunikasi, bersosialisasi serta berpromosi bagi para pengembang perumahan.

Apalagi, membeli properti dibutuhkan kesiapan yang sangat matang untuk meminimalisir kerugian jika terjadi kesalahan.

Pameran secara offline masih sangat dibutuhkan di tengah era digital karena sumber informasi yang benar menjadi kewajiban semua pihak untuk mendorong bisnis properti sebagai salah satu lokomotif perekonomian nasional.

Christian Sugiono: public figure
Christian Sugiono: public figure (Istimewa)

Pada acara Talkshow yang bertajuk ‘Mo Mo Gue’ Christian Sugiono, public figure sekaligus pengembang perumahan mengatakan properti adalah investasi yang paling menguntungkan, karena nilai asetnya selalu naik.

“Saya pertama kali beli properti itu berupa ruko dan itu saya pakai untuk dijual kembali. Selain itu, memiliki rumah juga menjadi sebuah keharusan,” kata Christian Sugiono.

Indonesia Properti Expo memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara memilih hunian yang ideal untuk calon pembeli rumah pertama.

Pameran Properti Menjadi Solusi Bagi Calon Pembeli Rumah Pertama
Albert Luhur selaku Executive Director PT Summarecon Agung Tbk

Albert Luhur selaku Executive Director PT Summarecon Agung Tbk menjelaskan bahwa, yang menentukan strategisnya sebuah lokasi ada dua hal, yaitu dapat dilihat dari aksesnya kalau aksesnya baik maka akan jadi pertimbangan masyarakat.

“Selain itu juga adalah fasilitasnya, karena kalau aksesnya bagus tapi fasilitasnya tidak tepat maka tentu tidak akan menjadi pilihan. Untuk itu dari keduanya menjadi sama-sama penting,” tutur Albert Luhur.

Kendati demikian, adanya isu ancaman resesi ekonomi global di tahun 2023 kepemilikan beragam jenis hunian masih menjadi prioritas masyarakat karena rumah merupakan kebutuhan primer.

Selain itu, pemerintah dan pelaku industri properti terus berkolaborasi aktif di antara stakeholder atau pengembang dan perbankan, penting untuk terus terjalin dengan baik demi mereduksi angka backlog rumah yang telah mencapai 12,7 juta.

Angka ini akan terus bertambah, seiring kebutuhan rumah per tahun yang mencapai satu juta unit. Sementara pembangunan rumah yang dapat dipenuhi hanya sekitar 200.000-300.000 unit per tahun.

Kesuksesan pagelaran Indonesia Properti Expo pasca pandemi menjadi paradigma perspektif baru di sepanjang tahun 2022 ini berlangsung sejak Mei, Agustus, hingga November.

Mengusung tema 'Ceritamu Dimulai Dari Sini' Indonesia Properti Expo menjadi pameran yang lebih optimis untuk mengikis kekurangan backlog perumahan di tahun mendatang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved