Sabtu, 30 Agustus 2025

Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Nataru 2023, Kemenhub Akan Tambah 56 Rangkaian Kereta Api

Kapasitas angkutan kereta api rata-rata harian yang dipersiapkan mencapai 265.422 di Pulau Jawa, sedangkan 35.698 di Pulau Sumatera.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penumpang menaiki kereta api Argo Cirebon di Stasiun Gambir, Jakarta. Kapasitas angkutan kereta api rata-rata harian yang dipersiapkan mencapai 265.422 di Pulau Jawa, sedangkan 35.698 di Pulau Sumatera. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perekertaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan telah menyiapkan sarana kereta api (KA) pada saat natal & tahun baru (Nataru) 2022/2023.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan kapasitas angkutan KA rata-rata harian yang dipersiapkan mencapai 265.422 di Pulau Jawa, sedangkan 35.698 di Pulau Sumatera.

Total dari kedua pulau tersebut adalah 309.049, meningkat 190 persen dibanding pada 2021.

"Angka tersebut merupakan gabungan dari semua lokomotif kereta yang berada di Jawa dan Sumatera," kata Risal dalam konferesi pers daring, Rabu (14/12/2022).

Baca juga: Hadapi Lonjakan Penumpang, KAI Siapkan 5,5 Juta Tempat Duduk Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Ditjen Perkeretaapian Kemenhub turut mempersiapkan jumlah kereta per hari pada masa Nataru, terhitung dari 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

Jumlah kereta tersebut menggabungkan KA dari KAI group, yaitu dari KAI, Railink, dan KCI (KRL Jabodetabek, KRL Yogya-Solo, dan Lokal PSO).

"Total kereta kami siapkan perhari rata-rata 1.666. Kami perkirakan ada tiga lonjakan, yaitu pada masa awal libur sekolah, malam nataru, dan masa tahun baru," ujarnya.

Risal mengatakan sudah mengantisipasi lonjakan tersebut. Nantinya, pada saat Jumat, Sabtu, Minggu, dan masa Nataru, pihaknya akan menambah 44 hingga 56 kereta.

Penambahan jumlah itu disebut dinamis. Kalau ada penambahan tiket, ia menyebut bisa bertambah lagi jumlah KAnya.

"Sama halnya denga kereta Bandara Soekarno Hatta, Kualanamu, dan YIA. Kami akan terus menambah frekuensi pelayanannya," kata Risal.

Jumlah kereta yang beropersi selama Nataru di Bandara Soekarno Hatta sebanyak 40, 24 kereta di Bandara Kualanamu, dan 30 kereta di Bandara YIA.

Risal berujar bisa meningkatkan jumlah kereta yang beroperasi, seiring dengan pergerakan pesawat udara.

"Kalau mereka ada kedatangan malam hari, kami berusaha memenuhi agar bisa menambah perjalanan kereta api," katanya.

Tak hanya kelompok KAI, ada juga laporan jumlah KA yang dipersiapkan oleh MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Sumsel, dan KA Makpar.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan