Menkop Budi Arie Beberkan 8 Tantangan Koperasi Desa Merah Putih
Terdapat persepsi atau image negatif publik terhadap koperasi karena kasus koperasi bermasalah dan pinjol ilegal berkedok koperasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengungkap delapan tantangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Pertama, kata Budi Arie yaitu masih rendahnya partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif akan pentingnya koperasi.
Kedua, adanya persepsi atau image negatif publik terhadap koperasi karena kasus koperasi bermasalah dan pinjol ilegal berkedok koperasi.
Baca juga: Mendes Yandri Dorong Desa di Jabar Segera Bentuk Koperasi Desa Merah Putih
Ketiga, koperasi masih dianggap kurang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Keempat, kala ekonomi dan potensi setiap desa berbeda.
Kelima, kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di setiap desa berbeda.
Keenam, kemungkinan adanya elite capture dalam pembentukan dan kepengurusan.
Ketujuh, kemungkinan fraud dalam pengelolaan yang tidak profesional, transparan dan akuntabel.
Kedelapan, potensi keberlanjutan lembaga dan usaha koperasi ke depan.
"Masa depan gerakan koperasi ada di tangan seluruh warga bangsa. Saatnya kita bergerak dan maju bersama. Delapan tantangan harus kita atasi bersama. Karena kunci kemajuan dan kemandirian koperasi adalah orang (SDM), organisasi dan sistemnya harus bagus dan kuat, " ujar Budi Arie dikutip Sabtu (3/5/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/budi-arie-koperasi-9990.jpg)