Selasa, 2 Juni 2026

PP Presisi Kembali Kantongi Kontrak Baru Proyek Tambang di Halmahera Timur Malut

PT PP Presisi Tbk (PPRE) kembali memperoleh kontrak baru untuk pekerjaan pengembangan dan operasi pertambangan milik PT Position di Desa Maba

Tayang:
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
KONTRAK BARU - PT PP Presisi Tbk (PPRE) memperoleh kontrak baru untuk pekerjaan pengembangan dan operasi pertambangan milik PT Position di Desa Maba. Dalam proyek ini, PPRE akan mengerjakan sejumlah lingkup utama, meliputi clear and grub, topsoil removal, waste removal, ore production limonite, dan ore production saprolite. 
Ringkasan Berita:
  • PPRE memperoleh kontrak baru dari PT Position di Desa Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara.
  • Perolehan kontrak baru ini menambah portofolio PPRE di wilayah Indonesia Timur.
  • Kuartal III 2025, PPRE membukukan laba bersih Rp194,69 miliar dengan pendapatan Rp2,77 triliun.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PP Presisi Tbk (PPRE) kembali memperoleh kontrak baru untuk pekerjaan pengembangan dan operasi pertambangan milik PT Position di Desa Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara.

Dalam proyek ini, PPRE akan mengerjakan sejumlah lingkup utama, meliputi clear and grub, topsoil removal, waste removal, ore production limonite, dan ore production saprolite.

Perolehan kontrak baru ini menambah portofolio PPRE di wilayah Indonesia Timur, sekaligus mendukung strategi ekspansi perusahaan di sektor pertambangan nasional.

Baca juga: PT PP Infrastruktrur Jual Saham PT Ultra Mandiri Telekomunikasi ke Mitratel

Vice President Corporate Secretary PPRE, Mei Elsa Kembaren, menyampaikan perolehan kontrak baru ini memperluas cakupan bisnis pertambangan, serta peningkatan kepercayaan pasar terhadap PPRE.

“Kontrak ini memperkuat langkah kami dalam menghadirkan operasional pertambangan yang efektif, aman, dan berkelanjutan," papar Mei dikutip Rabu (26/11/2025).

PPRE merupakan perusahaan jasa pertambangan dan konstruksi yang menyediakan jasa konstruksi secara terintegrasi meliputi mining services, civil work, dan heavy equipment rental.

Dengan tambahan kontrak baru ini, kata Mei, PPRE semakin optimistis dapat mendorong peningkatan kinerja operasional sekaligus memperkuat perannya dalam pengembangan industri pertambangan nasional.

Sebelumnya, PPRE memperoleh kontrak proyek milik salah satu anak perusahaan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Sumberdaya Arindo di Tanjung Buli, Halmahera Timur, Maluku Utara.

Baca juga: Diresmikan Jokowi, PT PP Rampungkan Proyek Rekonstruksi Sistem Irigasi Gumbasa Pasca-Gempa Palu

Kinerja Keuangan

Kuartal III 2025, PPRE membukukan laba bersih Rp194,69 miliar dengan pendapatan Rp2,77 triliun.

Adapun laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2025 menunjukkan total aset PPRE mencapai Rp7,94 triliun, meningkat dari Rp7,65 triliun pada akhir 2024.

Dari jumlah tersebut, aset lancar mendominasi sebesar Rp5,89 triliun, sedangkan aset tidak lancar tercatat Rp2,05 triliun.

Dari sisi kewajiban, total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp4,27 triliun, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp3,67 triliun dibandingkan Rp3,49 triliun pada akhir tahun lalu.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved