Senin, 11 Mei 2026

2 WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Tertimbun Abu Vulkanik, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Dua WNA Singapura korban erupsi Gunung Dukono ditemukan meninggal tertimbun abu vulkanik setelah pencarian tiga hari.

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa
ERUPSI GUNUNG DUKONO - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara alami erupsi, Jumat (8/5/2026) pagi. Hasil pengamatan menunjukkan kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai sekitar 10.000 meter. Erupsi juga disertai dentuman lemah hingga kuat. 

Ringkasan Berita:
  • Dua warga Singapura ditemukan meninggal tertimbun abu vulkanik usai erupsi Gunung Dukono setelah pencarian tiga hari oleh tim SAR gabungan 
  • Evakuasi dipimpin Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di tengah aktivitas vulkanik yang masih berbahaya
  •  Pemerintah mengimbau masyarakat dan pendaki tidak beraktivitas di sekitar kawah gunung.

 

TRIBUNNEWS.COM, TERNATE - Setelah pencarian intensif selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua warga negara asing (WNA) asal Singapura yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara.

Kedua korban, Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tertimbun abu vulkanik, Minggu (10/5/2026).

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto memimpin langsung proses pencarian dan evakuasi di lapangan. Ia didampingi Danrem 152/Baabullah Ternate Brigjen TNI Enoh Solehudin dan Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani.

Kedua korban ditemukan tertimbun material abu vulkanik dan bebatuan di area kawah Gunung Dukono.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan yang berat serta aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih berstatus waspada.

"Kehadiran TNI di sini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal dan aman, meskipun menghadapi tantangan alam yang ekstrem," tegas Mayjen TNI Dody Triwinarto dalam keterangannya.

Dalam arahannya di lokasi, Pangdam menekankan seluruh personel gabungan, mulai dari TNI, Polri, Basarnas hingga relawan, agar tetap waspada terhadap potensi erupsi susulan.

Baca juga: Tragedi Gunung Dukono Disorot Dunia, Tim SAR Indonesia Berpacu dengan Letusan Cari Pendaki Hilang

Ia juga meminta koordinasi antarinstansi terus diperkuat guna mempercepat penanganan korban dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Danrem 152/Baabullah Ternate Brigjen TNI Enoh Solehudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal waktu.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja keras di lapangan. Tetap semangat dan utamakan keamanan selama proses evakuasi berlangsung," ujarnya.

Saat ini, kedua jenazah sedang dibawa menuju posko evakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

Tim gabungan juga masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Imbauan untuk Pendaki dan Warga

Menyusul kejadian tragis tersebut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat dan pendaki tidak melakukan aktivitas di sekitar kawasan kawah Gunung Dukono.

Larangan tersebut dikeluarkan mengingat aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih fluktuatif dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved