Sabtu, 11 April 2026

Jangan Asal Klik Undangan Digital! Ini 3 Tips Cegah Bahaya Link Phishing

Penyebaran undangan digital belakangan ini banyak dimanfaatkan sebagai modus penipuan. Begini cara cegah bahayanya!

Editor: BizzInsight
Shutterstock
BAHAYA TAUTAN PHISHING - Ilustrasi pengguna platform digital yang menghadapi bahaya tautan phishing. Undangan digital kini menjadi salah satu metode yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber sebagai modus penipuan berupa phishing. 

TRIBUNNEWS.COM – Dunia digital saat ini makin ramai dengan berbagai inovasi yang memudahkan aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah undangan digital yang kini banyak digunakan karena praktis serta efisien.

Melalui inovasi ini, kamu dapat mengirim sekaligus menerima undangan dari siapa pun, bahkan yang berada jauh. Cara ini tentu membantu menghemat waktu dan biaya dibandingkan undangan fisik.

Namun, belakangan ini, kemudahan undangan digital justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber sebagai modus penipuan, salah satunya melalui phishing yang disamarkan dalam bentuk undangan acara penting. 

Sekilas, undangan palsu ini tampak begitu meyakinkan. Nama penerima dicantumkan secara spesifik, membuat banyak orang percaya bahwa undangan tersebut benar-benar ditujukan untuk mereka. Padahal, begitu tautan dibuka, pengguna bisa diarahkan ke situs palsu yang diam-diam mencuri data pribadi, informasi login, bahkan akses ke akun keuangan digital.

Agar saldo digitalmu tetap aman, berikut tiga cara sederhana untuk menghindari link phishing berkedok undangan digital yang kini makin sering beredar melalui aplikasi chat.

  1. Periksa alamat situs sebelum mengklik tautan

Jangan terburu-buru membuka tautan undangan yang kamu terima, terutama jika dikirim dari nomor yang tidak dikenal.

Sebelum mengklik, pastikan kamu memeriksa alamat situs (URL) dengan teliti. Undangan digital resmi biasanya menggunakan domain terpercaya seperti .com, .co.id, atau .id.

Jika tautan terlihat janggal, misalnya mengandung huruf acak, simbol aneh, domain tidak umum, atau bahkan berbentuk file APK, sebaiknya abaikan saja.

2. Aktifkan autentikasi ganda

Di samping menghindari kebiasaan mengklik tautan mencurigakan, penting juga untuk memperkuat keamanan akun keuangan digital. Pastikan aplikasi keuangan digital yang kamu gunakan sudah mengaktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA).

Dengan fitur ini, setiap aktivitas login akan memerlukan verifikasi tambahan sehingga akunmu jadi jauh lebih aman. Langkah sederhana ini adalah pertahanan penting untuk mencegah peretas mengambil alih akun tanpa izin.

3. Manfaatkan fitur keamanan di aplikasi digital

Selain fitur Two-Factor Authentication (2FA), sejumlah aplikasi digital kini juga menghadirkan fitur keamanan tambahan untuk melindungi pengguna dari berbagai bentuk penipuan online. Fitur ini dapat kamu manfaatkan sebagai lapisan pertahanan ekstra agar akun keuangan digital tetap selamat dari jebakan penipuan.

Salah satu contohnya adalah aplikasi DANA, yang memiliki fitur Scam Checker di dalam menu DANA Protection. Melalui fitur ini, kamu bisa memverifikasi keaslian tautan apakah benar dari DANA atau bukan. Dengan begitu, potensi ancaman dari tautan palsu yang mengaku dari DANA dapat dihindari sejak awal.

Jaminan Anti Penipuan dari DANA

lihat fotoCEK RISIKO PENIPUAN - Jadi, kalau ada pihak yang menghubungi dan mengaku dari DANA, kamu tidak perlu menebak-nebak, cukup salin atau masukkan informasi yang diterima, lalu cek keasliannya dalam hitungan detik dengan fitur Cek Risiko Penipuan tersebut.

Fitur Scam Checker juga dapat digunakan untuk mengecek sosial media atau nomor telepon yang terindikasi mencurigakan, termasuk yang mengaku sebagai Customer Service (CS) DANA.

Untuk melakukan pengecekan, kamu hanya perlu menyalin atau memasukkan informasi yang diterima dari pihak mencurigakan, seperti link atau nomor telepon, lalu sistem akan segera memproses dan menampilkan hasil pengecekan dalam hitungan detik, apakah benar dari DANA atau bukan.

Keandalan fitur ini pun tak perlu diragukan. Scam Checker telah terintegrasi dengan layanan resmi Kominfo Digital (Komdigi), sehingga hasil pengecekan selalu diperbarui secara berkala berdasarkan laporan masyarakat serta temuan sistem.

Jika hasil pengecekan menunjukkan bahwa nomor atau tautan tersebut bermasalah, kamu bahkan dapat langsung membuat laporan melalui aplikasi DANA tanpa perlu berpindah platform.

Melalui fitur Cek Risiko Penipuan di menu DANA Protection, kamu tak perlu lagi khawatir terhadap berbagai modus penipuan, karena DANA menghadirkan Jaminan Anti Penipuan yang cepat, praktis, dan aman. 

Yuk, download & transaksi pakai DANA sekarang dan manfaatkan fitur keamanannya untuk pengalaman transaksi digital yang lebih nyaman dan bebas dari penipuan!

Baca juga: Dompet Digital Ini Punya Fitur Scam Checker, Lindungi Akunmu dari Penipuan

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved