Sabtu, 10 Januari 2026

Menteri Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi KEK Batang–Kendal Tembus 8 Persen

Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Batang diklaim turun dari 8,73 persen di 2024 menjadi 7,79 persen pada 2025.

Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
PERTUMBUHAN EKONOMI BATANG - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal mencatatkan pertumbuhan 8 sampai 9 persen di triwulan III 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal mampu mencatat pertumbuhan 8 sampai 9 persen di triwulan III 2025.
  • Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Batang diklaim turun dari 8,73 persen di 2024 menjadi 7,79 persen pada 2025.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal mampu mencatat pertumbuhan 8 sampai 9 persen di triwulan III 2025.

Menurut Airlangga, KEK Batang dan di Kendal mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah dengan capaian di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dan nasional.

"Pengalaman Kabupaten Batang dan Kendal menunjukkan bahwa KEK bukan hanya instrumen insentif investasi, tetapi juga katalis transformasi ekonomi daerah," kata Airlangga dalam keterangannya, dikutip Senin (15/12/2025).

Airlangga bilang, kehadiran KEK Industriopolis Batang telah mendorong akselerasi investasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada 2024 mencapai 6,03 persen dan naik tajam di 2025, dengan pertumbuhan triwulan III 2025 sebesar 8,52 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut didorong terutama oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang kuat.

"KEK yang dirancang dengan baik, didukung infrastruktur, kemudahan berusaha, serta integrasi dengan tenaga kerja lokal, terbukti mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan," terang Airlangga.

Baca juga: Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana Bahas Kawasan Ekonomi Khusus

Selain itu, kajian akademik juga menunjukkan bahwa keberadaan KEK Batang memberikan multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian lokal, mulai dari peningkatan kesempatan kerja, penurunan tingkat pengangguran, hingga penurunan tingkat kemiskinan. 

Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Batang diklaim turun dari 8,73 persen di 2024 menjadi 7,79 persen pada 2025, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja di sekitar kawasan.

Selain mendorong pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja, pengembangan KEK juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas ekonomi daerah. 

Baca juga: Kepulauan Nias Dinilai Layak Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Bidang Pariwisata dan Budaya

"Masuknya investasi baru, adopsi teknologi, serta berkembangnya industri pengolahan bernilai tambah di KEK Batang telah meningkatkan efisiensi proses produksi dan nilai output per tenaga kerja, sehingga memperkuat daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan," ungkap Airlangga.

Selain Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal juga menunjukkan kinerja ekonomi yang sangat kuat. Pada triwulan III 2025, perekonomian Kabupaten Kendal tumbuh 8,84 persen (yoy), tertinggi di Provinsi Jawa Tengah, didorong oleh aktivitas industri dan investasi di kawasan industri dan KEK. 

Airlangga menegaskan, capaian ini mengindikasikan adanya penguatan ekosistem industri regional, termasuk spillover effect antarwilayah di koridor Batang-Kendal-Semarang, serta menegaskan bahwa pengembangan KEK mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di daerah.

 

 

Sumber: Tribunnews.com

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

asia sustainability impact consortium

Follow our mission at www.esgpositiveimpactconsortium.asia

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved