Pemberdayaan UMK Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Pemberdayaan UMK didorong untuk mendukung ekonomi berkelanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ringkasan Berita:
- Pemberdayaan UMK didorong untuk mendukung ekonomi berkelanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
- Program Peduli UMK Spesial menyasar UMK eks-narapidana, disabilitas, penyintas narkoba, pegiat lingkungan, dan ibu kepala keluarga.
- Sepanjang 2025, program TJSL mencakup pendidikan, lingkungan, dan pembinaan 30 UMK dengan dana Rp1 miliar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemberdayaan usaha mikro dan kecil di berbagai daerah ditingkatkan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ekonomi berkelanjutan adalah sistem ekonomi yang bertujuan mencapai pertumbuhan jangka panjang dengan memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang, dengan menyeimbangkan tiga pilar utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan
Dalam hal ini, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melakukan pemberdayaan UMK dengan program Peduli UMK Spesial.
Baca juga: Kementerian UMKM: 500 Pedagang Pasar Senen Berhenti Jualan Baju Bekas Impor, Beralih ke Lokal
PPA memberdayakan para UMK dengan latar belakang pekerja ex-narapidana, penyintas narkoba, pemberdaya disabilitas, pegiat lingkungan (olah sampah plastik), hingga komunitas ibu-ibu kepala keluarga.
Direktur Utama PPA, M Teguh Wirahadikusumah mengungkapkan, Program UMK Spesial ini adalah kontribusi nyata perseroan kepada masyarakat.
"Ini sejalan dengan pilar pembangunan ekonomi dengan menyasar tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi," kata Teguh dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).
Secara rinci, Teguh menjelaskan terdapat tiga prioritas dan capaian Program TJSL PPA pada tahun 2025.
Di bidang pendidikan, PPA telah melaksanakan Program Dukungan Pendidikan dan Kesehatan untuk 60 penerima manfaat dari keluarga tenaga alihdaya di lingkungan PPA, Program Kolaborasi Beasiswa untuk 50 Karyawan di lingkungan Holding BUMN Danareksa, dan lainnya.
Di bidang lingkungan, PPA telah berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan memitigasi emisi gas efek rumah kaca dengan menanam 2.000 bibit pohon endemik dan pohon produktif, pembangunan dua rumah sampah di Kawasan Industri Holding BUMN Danareksa, serta pelibatan karyawan dalam kegiatan daur ulang plastik dan pakaian untuk menjadi produk bernilai lebih.
Sementara itu, di bidang pemberdayaan UMK, PPA telah menyalurkan dana program sebesar Rp1 miliar dengan pembinaan PUMK untuk 30 UMK Binaan.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan," katanya.
"Oleh karena itu, PPA akan senantiasa hadir melalui program TJSL yang berdampak bagi peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi, dan aksi nyata untuk kelestarian yang selaras dengan Asta Cita,” sambung Teguh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PEMBERDAYAAN-UMKM-Pemberdayaan-usaha-mikro-dan-kecil.jpg)