Rabu, 27 Mei 2026

Infrastruktur Digital Jadi Pilar Utama Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen 

Kegiatan ini juga untuk menyebarluaskan kebijakan nasional, peta jalan regulasi, dan prioritas investasi dalam infrastruktur data center, adopsi AI

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
TRANSFORMASI DIGITAL - Ali Murtopo Simbolon, Deputi Koordinasi Perdagangan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Pemerintah menempatkan transformasi digital sebagai elemen utama dalam strategi menuju Indonesia Emas 2045 dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah menetapkan infrastruktur digital, yakni data center, AI dan keamanan siber sebagai pilar fundamental mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
  • Penguatan konektivitas digital ditempuh melalui percepatan pembangunan data center, pengembangan ekosistem artificial intelligence dan penguatan ketahanan siber. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Peraturan Presiden No. 4/2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi telah menempatkan infrastruktur digital, yakni data center, AI dan keamanan siber sebagai pilar fundamental mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. 

Mendukung amanat Perpres ini, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Forum Nasional bertajuk "Indonesia Digital Leap: Akselerasi Ekosistem Data Center, AI & Keamanan Siber untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Forum ini untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak untuk menerjemahkan kebijakan menjadi realitas operasional melalui koordinasi aktif antara pemerintah, pemimpin industri, dan asosiasi sekaligus mendorong kolaborasi aktif dan penyelarasan strategis dalam mempercepat transformasi digital.

Kegiatan ini juga untuk menyebarluaskan kebijakan nasional, peta jalan regulasi, dan prioritas investasi dalam infrastruktur data center, adopsi AI, dan keamanan siber kepada ekosistem industri yang lebih luas.

Harapannya, bisa menghasilkan wawasan industri konkret dan rekomendasi kebijakan yang mendukung mandat koordinasi lintas sektor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca juga: Dorong Ekonomi Nasional, BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Konektivitas Global

Ali Murtopo Simbolon, Deputi Koordinasi Perdagangan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI mengatakan, pemerintah menempatkan transformasi digital sebagai elemen utama dalam strategi menuju Indonesia Emas 2045 dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.

"Infrastruktur digital yang tangguh yakni data center, AI dan keamanan siber adalah fondasi yang akan menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Indonesia," ujarnya.

Aju Widia Sari, Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru, Ditjen Ekosistem Digital, Kementerian Komdigi menegaskan, penguatan konektivitas digital yang meliputi percepatan pembangunan data center, pengembangan ekosistem artificial intelligence, dan penguatan ketahanan siber bukan lagi pilihan, melainkan fondasi strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan asosiasi adalah kunci untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pelaku aktif dalam ekosistem digital global," ujarnya.

Menurut Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Rachmad Wibowo, penyiapan sumber daya manusia, penguatan kolaborasi lintas sektor, dan adopsi teknologi terkini sangat penting untuk memperkuat ketahanan siber nasional.

"Ancaman siber tidak mengenal batas dan terus berkembang—dari ransomware, Advanced Persistent Threats (APT), hingga serangan terhadap infrastruktur kritikal. Indonesia membutuhkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kapabilitas deteksi dini, respons insiden yang cepat, dan pembangunan ekosistem keamanan siber yang melibatkan seluruh stakeholder—pemerintah, BUMN, sektor swasta, dan akademisi," ujarnya.

Dia menambahkan, investasi dalam teknologi Security Operations Center (SOC), threat intelligence sharing, dan pengembangan talenta cybersecurity menjadi prioritas mutlak untuk melindungi kedaulatan digital dan keberlanjutan ekonomi digital Indonesia.

Kegiatan ini juga diisi 2 sesi panel yang membahas isu-isu kritis dalam ekosistem digital Indonesia. Panel sesi 1 membahas data center dan AI dan sesi panel 2 membahas isu strategis keamanan siber.

DTI Series 2026 sendiri merupakan platform bisnis B2B dengan 450 lebih solusi teknologi dari ratusan perusahaan dan sesi konferensi melibatkan 260 lebih pembicara dan diikuti 13.000 lebih peserta dari berbagai industri. 

Kegiatan ini terdiri dari empat sub-event yakni Digital Transformation Indonesia Conference & Expo), Data Center Tech Indonesia, Human Resource Transformation dan Cyber Resilience & Defense.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved