Natal 2025
Menhub Tutup Posko Nataru, Penyelenggaraan Angkutan Lancar Terkendali
Penyelenggaraan transportasi Nataru 2025/2026 dinilai lancar tanpa gangguan ekstrem yang berarti.
Ringkasan Berita:
- Penyelenggaraan transportasi Nataru 2025/2026 dinilai lancar tanpa gangguan ekstrem yang berarti.
- Volume pergerakan masyarakat selama libur Nataru tahun ini mencapai sekitar 110 juta orang, naik dibandingkan periode Nataru tahun lalu yang sekitar 90 juta orang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang menandai berakhirnya rangkaian pengamanan dan pelayanan transportasi selama periode libur akhir tahun yang dinilai lancar dan terkendali, Senin (5/1/2026).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penyelenggaraan transportasi Nataru 2025/2026 berlangsung tanpa gangguan ekstrem yang berarti, baik dari sisi keselamatan maupun kelancaran arus pergerakan masyarakat.
"Alhamdulillah pelaksanaan transportasi Nataru 2025–2026 berjalan dengan baik, lancar, dan tidak banyak hal-hal yang terlalu ekstrem atau mengganggu kelancaran,” kata Dudy saat kepada awak media usai penutupan Posko Nataru di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin.
Menhub menyebut, posko Nataru menjadi wujud sinergi lintas sektor antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait.
"Posko ini merupakan gambaran sinergi yang sangat baik. Semua stakeholder bekerja bersama menghadirkan negara dalam penyelenggaraan Nataru," ujarnya.
Keberhasilan pengelolaan transportasi selama libur Natal dan Tahun Baru akan dijadikan referensi penting dalam menghadapi penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 yang waktunya relatif berdekatan.
Baca juga: Pembatasan Truk Sumbu Tiga Akan Lebih Ketat Lagi di Lebaran Tahun Ini
"Nataru 2025–2026 ini menjadi pelajaran dan referensi untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran. Kami harus menyiapkan lebih awal, berkoordinasi lebih solid sejak dini," kata Dudy.
Dudy mengungkapkan, pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Kemenhub, volume pergerakan masyarakat selama libur Nataru tahun ini mencapai sekitar 110 juta orang, naik dibandingkan periode Nataru tahun lalu yang sekitar 90 juta orang.
Baca juga: KAI Daop 1 Jakarta Amankan 462 Barang Penumpang Tertinggal Selama Libur Nataru
"Terjadi peningkatan pergerakan masyarakat pada Nataru tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Namun secara umum penyelenggaraan transportasi tetap berjalan lancar dan terkendali," ujar Dudy.
Ia menyebut, peningkatan mobilitas tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi penyelenggaraan angkutan Nataru, sekaligus akan menjadi bahan referensi dalam menyiapkan kebijakan transportasi pada angkutan Lebaran 2026 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Penutupan-Posko-Nataru-2025-OK.jpg)