Minggu, 19 April 2026

Kelakar Mentan Amran Usai Capai Swasembada Pangan dalam Setahun: Ini Dirjen Kusut-kusut Mukanya

Indonesia mencapai swasembada beras dan jagung pada 2025 dengan surplus beras 3,52 juta ton dan jagung 0,47 juta ton.

Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
KELAKAR MENTAN - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berkelakar usai Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada 2025, Senin (12/1/2026). Kelakar tersebut disambut senyum yang lebar dari Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. 

Ringkasan Berita:
  • Indonesia mencapai swasembada beras dan jagung pada 2025 dengan surplus beras 3,52 juta ton dan jagung 0,47 juta ton.
  • Mentan Amran menyebut target swasembada yang dimajukan dari empat tahun menjadi satu tahun memberi tekanan besar pada jajarannya.
  • Capaian ini didorong kerja kolektif petani, pemerintah, Bulog, serta dukungan TNI–Polri, dan diapresiasi Presiden Prabowo.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berkelakar usai Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada 2025. Komoditas yang berhasil swasembada adalah beras dan jagung.

Pada 2025, surplus beras mencapai 3,52 juta ton. Angka ini berasal dari total produksi sebesar 34,71 juta ton yang telah melampaui kebutuhan konsumsi nasional sebanyak 31,19 juta ton.

Sementara itu, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang 2025 tercatat mencapai 16,11 juta ton.

Baca juga: Singgung Kekeringan Panjang, Prabowo Bangga Indonesia Berhasil Swasembada Beras

Di sisi kebutuhan, konsumsi Jagung Pipilan kering (JPK) 14 persen selama 2025 berada di kisaran 15,64 juta ton. Dengan produksi yang melampaui kebutuhan, terdapat surplus sekitar 0,47 juta ton. 

Amran mengatakan target swasembada beras awalnya dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk dicapai dalam empat tahun.

Namun, target tersebut kemudian dimajukan menjadi satu tahun dan akhirnya bisa terpenuhi.

Ia berkelakar bahwa karena target yang dimajukan, jajaran eselon I-nya sampai kusut mukanya.

Mendengar pernyataan tersebut, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang berdiri di sebelahnya langsung mengeluarkan senyum yang lebar dari wajahnya.

"Ini Dirjen-Dirjen tuh, coba kusut-kusut mukanya tuh. Empat tahun jadi satu tahun swasembada," kata Amran di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas lembaga, termasuk Perum Bulog dan TNI.

"Biarlah dulu kita bernapas. Ini, Bulog, terima kasih. Ini capek semua. Teman-teman [kementerian] pertanian nih. Ini TNI bantu," ujar Amran.

Sebelumnya, pada saat panen raya nasional di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026), Prabowo sempat memberi pidato di hadapan para petani, aparat, dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencapaian swasembada pangan Indonesia. 

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa capaian swasembada pangan dalam waktu satu tahun merupakan hasil kerja kolektif para petani, nelayan, kementerian, pemerintah daerah, hingga TNI–Polri yang ikut mengawal proses di lapangan.

“Terima kasih, hanya itu yang bisa saya sampaikan. Hari ini Saudara-saudara berhasil sebagai putra-putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia bisa,” jelasnya.

Ia juga menyinggung bahwa pencapaian tersebut membuatnya merasa 30 tahun lebih muda karena melihat penghasilan petani naik dan optimisme masyarakat meningkat.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved