Senin, 27 April 2026

Prabowo Semprot Direksi BUMN yang Rugi Tapi Minta Bonus: Enggak Tahu Malu, Dablek

Prabowo menyebut perilaku meminta bonus di tengah kerugian sebagai tindakan yang tidak pantas.

Tayang:
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi di Indonesia secara serentak, dengan acara pusat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap sejumlah direksi BUMN yang masih meminta tantiem atau bonus meski perusahaan yang mereka pimpin mengalami kerugian
  • Prabowo menyebut perilaku meminta bonus di tengah kerugian perusahaan sebagai tindakan yang tidak pantas
  • Bonus untuk direksi & komisaris BUMN sebelumnya diberikan sebagai insentif atas kinerja perusahaan.  

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap sejumlah direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masih meminta tantiem atau bonus meski perusahaan yang mereka pimpin mengalami kerugian.

Hal itu disampaikan Prabowo sebelum meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

“Direksi-direksi BUMN saya katakan saja, tidak baik. Saya beri tugas kepada Kepala Danantara dan beberapa menteri-menteri yang bertangung jawab untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak. Banyak yang rugi,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menyebut perilaku meminta bonus di tengah kerugian sebagai tindakan yang tidak pantas.

“Sudah rugi, minta tantiem lagi. Enggak tahu malu. Dablek menurut saya,” ujarnya.

Ia menegaskan para direksi yang tidak sanggup bekerja sesuai mandat perusahaan negara sebaiknya mengundurkan diri.

Menurutnya banyak sosok kompeten yang siap menggantikan posisi mereka.

“Kalau enggak mau, enggak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Segera minta berhenti. Banyak yang siap gantikan saudara-saudara. Saya percaya banyak yang siap gantikan,” tandasnya.

Mengenai Bonus Direksi Perusahaan BUMN

  • Pemerintah telah memangkas bonus (tantiem) untuk komisaris dan arahan BUMN sejak Agustus 2025.
  • Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Mensesneg Prasetyo Hadi dengan alasan efisiensi anggaran dan perbaikan tata kelola.
  • Dengan pemangkasan bonus ini maka negara diperkirakan akan melakukan efisiensi anggaran  hingga Rp 8 triliun per tahun.
  • Tantiem/bonus direksi & komisaris BUMN sebelumnya diberikan sebagai insentif atas kinerja perusahaan.  
  • Besarannya bervariasi tergantung laba perusahaan, kelas BUMN, dan regulasi Kementerian BUMN.
Acara Prabowo di Balikpapan

Prabowo hadir di Balikpapan untuk meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina, yang digadang menjadi kilang modern terbesar di Indonesia. 

Acara tersebut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih di antaranya Menko Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani dan Dirut Pertamina Simon Aloysius.

Kemudian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketua BPK Isma Yatun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Lalu, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini dan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved