Selasa, 9 Juni 2026

Kemenhub Siagakan Lokomotif CC300 Tangani Banjir di Jalur Kereta Api Pekalongan 

Seluruh upaya ini dilakukan agar layanan kereta api dapat kembali beroperasi secara normal dan aman secepat mungkin.

Tayang:
HO/IST
LOKOMOTIF CC300 - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan sarana KA penolong, yakni lokomotif CC300 untuk menangani banjir di beberapa ruas jalur KA di Pekalongan. 
Ringkasan Berita:
  • DJKA Kemenhub menurunkan lokomotif CC300 sebagai KA penolong untuk menangani banjir di jalur KA Pekalongan–Sragi.
  • Personel dikerahkan untuk mitigasi, pemantauan lintasan, dan koordinasi dengan KAI serta pemda.
  • Meski genangan mulai surut, diberlakukan pembatasan kecepatan KA maksimal 30 km/jam demi keselamatan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan sarana KA penolong, yakni lokomotif CC300 untuk menangani banjir di beberapa ruas jalur KA di Pekalongan. 

"Kami akan terus memastikan penanganan serius terhadap gangguan operasional perjalanan kereta api akibat banjir di sejumlah titik di Jawa Tengah yang berdampak pada jalur kereta api khususnya pada petak Stasiun Pekalongan - Stasiun Sragi ini," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Dirjen Allan menyebut, selain KA Penolong, DJKA juga telah mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk memitigasi dampak dari genangan, melakukan pemantauan intensif serta evaluasi keselamatan pada lintasan serta turut berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan pemerintah daerah. 

Baca juga: KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Api Imbas Banjir, Ini Daftarnya dan Cara Pengembalian Uang Tiket

Dia menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan agar layanan kereta api dapat kembali beroperasi secara normal dan aman secepat mungkin.

Sementara itu, genangan air di beberapa titik khususnya KM 88 sampai dengan KM 89 petak Stasiun Pekalongan Stasiun Sragi mulai surut. Namun demikian, sebagai langkah pengamanan tetap diberlakukan. 

"Pembatasan kecepatan khusus kereta api maksimal 30 km/jam di sisi hulu maupun hilir untuk menjamin keselamatan perjalanan," tegas Allan.

"Sembari menunggu banjir surut, kami terus berkomunikasi dengan teman-teman di lapangan agar menjaga kehati-hatian pada seluruh langkah operasional dan mengutamakan keselamatan personil," imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut Allan mengimbau kepada seluruh pihak untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan di tengah tantangan cuaca ekstrem.

"Kami akan terus memastikan layanan kereta api dapat kembali beroperasi secara normal dan aman secepat mungkin, sementara itu. masyarakat kami harap dapat terus memantau informasi perjalanan kereta api kepada operator terkait," ungkap Allan.

Adapun KA Penolong berupa lokomotif CC300 milik DJKA didatangkan dari Balai Perawatan Perkeretaapian dan merupakan sarana buatan PT INKA.

Sarana ini acap kali diterjunkan untuk menembus banjir mengingat keandalannya untuk mengatasi genangan air.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved