Senin, 8 Juni 2026

Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa di LKPP Jangkau Kabupaten di Lampung

BUMD yang dikelola Pemkab Pringsewu meneken kerjasama digitalisasi tersebut dengan Mbizmarket di platform LKPP RI

Tayang:
Tribunnews.com
DIGITALISASI - Kesepakatan kerjasama digitalisasi pengadaan barang dan jasa antara BUMD PT Pringsewu Jaya Sejahtera dan Mbizmarket, 19 Januari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Digitalisasi pengadaan barang dan jasa di pemerintah daerah diyakini mampu menciptakan ekosistem pengadaan yang lebih modern, transparan dan efisien.
  • BUMD yang dikelola Pemkab Pringsewu meneken kerjasama digitalisasi tersebut dengan Mbizmarket di platform LKPP RI

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Digitalisasi pengadaan barang dan jasa kini makin meluas ke berbagai pemerintah kabupaten dan provinsi di Indonesia.

Di Provinsi Lampung, digitalisasi dijalankan di Kabupaten Pringsewu oleh badan usaha milik daerah (BUMD) bekerja sama dengan Mbizmarket, mitra lokapasar LKPP RI.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan di Pringsewu pada 19 Januari 2026, kedua pihak sepakat memperkuat digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah dan menciptakan ekosistem pengadaan yang lebih modern, transparan, dan efisien.

Baca juga: BUMN Lamsel Bangun Ekosistem Pengadaan Lebih Modern di LKPP RI

Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyatakan pengadaan melalui lokapasar menciptakan proses yang lebih cepat, terdokumentasi dan dapat diawasi secara menyeluruh sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. “Kami berkomitmen menghadirkan tata kelola pengadaan yang bersih, modern, dan berorientasi pada pelayanan. Digitalisasi pengadaan adalah fondasi penting untuk kemakmuran daerah, sehingga dapat terbentuknya Pringsewu Makmur (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius)” ujar Riyanto Pamungkas.

Komitmen tersebut disampaikan juga oleh Direktur PT Pringsewu Jaya Sejahtera, Dwi Pribadi. Dia menyatakan, kolaborasi bersama Mbizmarket yang diberi nama e-Mit Pekan Pringsewu memiliki filosofi untuk memajukan Kabupaten Pringsewu melalui transformasi pengadaan digital barang dan jasa.

Pihaknya menaruh harapan besar terhadap kerja sama pengelolaan Lokapasar Mbizmarket ini, karena dapat membuka peluang peningkatan pendapatan perusahaan, yang pada akhirnya memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Pringsewu. “Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan pendapatan usaha perusahaan dan menjadi bagian dari kontribusi BUMD untuk pembangunan daerah. Kami ingin memastikan kualitas dan layanan PT Pringsewu Jaya Sejahtera hadir bagi masyarakat Pringsewu,” ujar Dwi Pribadi.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Setda Pemkab Pringsewu, Nova Dwi Wibowo mengatakan pihaknya akan segera menggelar bimbingan teknis bagi PPK dan pihak terkait guna menghindari kendala teknis, disertai evaluasi berkala pemanfaatan platform.

Sebagai penguatan implementasi, Pemkab Pringsewu juga menyiapkan tiga pilar strategi, pembentukan helpdesk untuk menangani kendala sistem, serta kerja sama dengan Dinas Koperindag Pringsewu untuk melakukan jemput bola mengenalkan Mbizmarket kepada para UMKM.

Dalam kesempatan terpisah, Ryn MR Hermawan, CEO dan Co-Founder Mbizmarket menyatakan siap memberikan dukungan penuh melalui sistem dan fitur pengadaan pemerintah daerah yang mencakup integrasi pembayaran dengan bank daerah, kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan PMK 58 dan WAPU dan monitoring untuk pengawasan internal pemerintah.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi pengadaan serta memperkuat ekosistem pengadaan digital daerah, membuka peluang peningkatan pendapatan BUMD, serta mempercepat peningkatan kualitas layanan publik di wilayah ini.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved