Selasa, 14 April 2026

Pertumbuhan Arus Petikemas Awal 2026 Jadi Sinyal Positif Ekonomi Nasional

Arus petikemas IPC TPK tumbuh 6,82% awal 2026, jadi sinyal positif logistik dan perdagangan nasional, dukung daya saing ekspor Indonesia.

Penulis: Glery Lazuardi
TRIBUN/HO
EKSPOR INDONESIA - Ilustrasi bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatatkan pertumbuhan arus 299.891 TEUs hingga akhir Januari 2026, naik 6,82% dibanding periode sama tahun lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Arus petikemas IPC TPK naik 6,82 persen awal 2026.
  • Ekspor Indonesia 2025 tumbuh, industri pengolahan dominasi nilai.
  • Pelabuhan Panjang dan Tanjung Priok catat pertumbuhan signifikan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kinerja operasional PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatatkan hasil positif di awal tahun 2026. Hingga akhir Januari, realisasi arus petikemas mencapai 299.891 TEUs, meningkat 6,82 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 280.743 TEUs.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyebut capaian ini sebagai sinyal optimisme bagi aktivitas logistik dan perdagangan nasional.

“Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme pelaku usaha dan efektivitas strategi operasional kami dalam merespons dinamika perdagangan global maupun domestik yang terus menguat,” ujar Pramestie dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor Indonesia sepanjang 2025 mencapai US$282,91 miliar, tumbuh 6,15% dibanding tahun sebelumnya.

Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai ekspor US$227,1 miliar, tumbuh 14,47%.

IPC TPK beroperasi di enam pelabuhan utama: Tanjung Priok (Jakarta), Pontianak, Panjang (Lampung), Palembang, Teluk Bayur (Padang), dan Jambi.

Pertumbuhan signifikan terjadi di beberapa area operasi, dengan Panjang mencatat peningkatan tertinggi sebesar 16%, Tanjung Priok 1 naik 10,2%, dan Tanjung Priok 2 naik 8%.

Pramestie menegaskan capaian ini menunjukkan konsistensi IPC TPK dalam memperkuat peran strategisnya sebagai penggerak logistik nasional.

Pertumbuhan arus petikemas di awal tahun dinilai sebagai indikator positif bagi stabilitas perdagangan Indonesia.

Dengan meningkatnya aktivitas ekspor-impor, IPC TPK berkontribusi langsung pada kelancaran distribusi barang, penguatan daya saing nasional, serta mendukung target pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Purbaya Pede Indonesia Menuju Ekonomi Emas, Bukan Suram

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved