Kembali Aktif di DPR, Ahmad Sahroni Temui Warga di Cengkareng dan Tanjung Priok
Setelah kembali aktif menjadi anggota DPR RI, Ahmad Sahroni langsung turun ke daerah pemilihannya (dapil) untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Ringkasan Berita:
- Ahmad Sahroni serap aspirasi masyarakat di Cengkareng dan Tanjung Priok
- Pastikan akan turun serap aspirasi warga secara rutin
- Sahroni dengarkan keluh kesah warga
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah kembali aktif menjadi anggota DPR RI, Ahmad Sahroni langsung turun ke daerah pemilihannya (dapil) untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut menyapa warga di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, serta Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/3/2026).
Kunjungan tersebut disambut antusias ratusan warga yang hadir untuk bertemu langsung dengan Sahoni.
Dalam kesempatan itu, masyarakat memanfaatkan momen untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Seorang warga Cengkareng bernama Syarifudin mengaku senang Sahroni kembali aktif menjalankan tugasnya di DPR RI dan langsung turun menemui masyarakat.
“Kami sebagai warga di sini dan merupakan pemilih Pak Sahroni, tentu senang Pak Sahroni sudah kembali aktif di DPR. Beliau ini wakil kami di tingkat nasional, jadi kami berharap suara dan keluhan kami, masyarakat, bisa terus diperjuangkan oleh beliau,” kata Syarifudin.
Baca juga: Kasus Rangkap Jabatan Guru Honorer Disetop Kejagung, Ahmad Sahroni: Memang Tidak Ada Niat Jahat
Menanggapi hal tersebut, Sahroni menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat, khususnya bagi warga Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya selalu merasa punya tanggung jawab untuk terus hadir di tengah bapak ibu, apalagi bapak ibu sudah memberikan amanah dan kepercayaan kepada saya. Aspirasi bapak ibu tentu akan selalu saya dengarkan dan saya perjuangkan semaksimal mungkin di DPR. Terutama melalui mitra terkait saya di Komisi III,” kata Sahroni.
Sahroni juga memastikan bahwa kegiatan menyerap aspirasi masyarakat akan terus dilakukannya secara rutin.
Baca juga: MKD Pastikan Tak Ada Pelanggaran Prosedur Penetapan Kembali Sahroni Sebagai Pimpinan Komisi III DPR
Hal itu penting agar setiap perjuangan yang dilakukan di DPR benar-benar berangkat dari kebutuhan dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya.
Menurut Sahroni, mendengar langsung keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi representasi sebagai anggota DPR, sehingga kebijakan maupun pengawasan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran.
Sahroni Sempat Dinonaktifkan
Pada Agustus 2025, Sahroni sempat ditarik dari Komisi III dan dimutasi menjadi anggota Komisi I DPR.
Langkah itu diambil setelah heboh pernyataan kontroversial Sahroni yang menyebut pandangan agar membubarkan DPR sebagai mental orang tolol.
Pernyataan tersebut memicu gelombang kemarahan publik dan disebut-sebut menjadi salah satu pemantik aksi unjuk rasa besar pada Agustus 2025 yang berakhir ricuh.
Buntut peristiwa tersebut, pada 31 Agustus 2025, Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem menonaktifkan Sahroni sebagai anggota DPR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sahroni-dan-ibu-ibu.jpg)