THR Pensiun Sudah Cair, PT Taspen Imbau Peserta Waspada Penipuan
PT Taspen memastikan penyaluran THR kepada sekitar 3,2 juta pensiunan berjalan aman dan tepat waktu
TRIBUNNEWS.COM – PT Taspen (Persero) mengimbau para peserta, khususnya pensiunan Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan pejabat negara, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan proses penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 yang telah dimulai sejak 5 Maret 2026.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa penyaluran THR dilakukan secara otomatis langsung ke rekening masing-masing peserta tanpa memerlukan proses autentikasi tambahan.
Baca juga: Rekor Baru TASPEN, Penyaluran THR Pensiun 2026 Sudah Capai 97 Persen
“Kami menegaskan bahwa TASPEN tidak pernah memungut biaya layanan atau meminta data pribadi tambahan untuk pencairan THR melalui kanal tidak resmi dalam seluruh proses pelayanan. Seluruh layanan kami bersifat gratis,” ujar Henra.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga keamanan data pribadi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pada momentum penyaluran THR tahun ini, TASPEN memastikan proses pembayaran kepada sekitar 3,2 juta penerima pensiun berjalan tepat waktu, aman, dan akurat.
Hingga saat ini, sekitar 97 persen THR telah berhasil disalurkan kepada para penerima manfaat.
Di tengah proses tersebut, TASPEN juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kerap muncul pada periode pencairan dana.
Beberapa modus yang perlu diwaspadai antara lain permintaan data pribadi, pengiriman tautan mencurigakan, hingga permintaan biaya layanan yang mengatasnamakan TASPEN.
Perusahaan menegaskan bahwa seluruh layanan TASPEN, termasuk pencairan THR, tidak dipungut biaya apa pun.
Karena itu, peserta diimbau tidak memberikan informasi pribadi maupun keuangan kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Sebagai langkah pencegahan, TASPEN mengajak seluruh peserta menerapkan prinsip “Tahan, Pastikan, dan Laporkan”.
Pertama, Tahan, yakni tidak langsung mempercayai pesan atau surat yang mengatasnamakan TASPEN.
Kedua, Pastikan, dengan memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi TASPEN, seperti media sosial resmi, Call Center 1500919, atau kantor cabang terdekat.
Ketiga, Laporkan, apabila terdapat indikasi penipuan dengan segera melapor kepada pihak berwenang atau melalui kanal pengaduan resmi TASPEN di Call Center 1500919.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/WASPADA-PENIPUAN-PT-Taspen.jpg)