Selasa, 21 April 2026

Slickorps Ventures dan Royal Group Capital Teken Investasi USD 700 Juta

Slickorps Ventures dan Royal Group Capital sepakat investasi USD 700 juta untuk pengembangan teknologi finansial berbasis AI.

Editor: Content Writer
Istimewa
PENANDATANGANAN KERJA SAMA - Direktur Slickorps Ventures Cayman, Mr. Oliver St. Johnv menandatangani perjanjian investasi strategis bersama Sheikh Faisal bin Saeed Al Maktoum selaku Yang Mulia Ketua Yayasan di bawah Royal Group Capital yang berasal dari keluarga kerajaan UEA. 

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini, lembaga layanan teknologi finansial Slickorps Ventures (Cayman) dan lembaga investasi Timur Tengah, Royal Group Capital, secara resmi menyelesaikan penandatanganan kerja sama.

Penandatanganan ini dilakukan di tengah pendirian kantor pusat global Slickorps Ventures di Cayman dan upaya ekspansi internasional, yang menandakan bahwa kedua belah pihak telah membangun hubungan kerja sama jangka panjang dalam bidang teknologi finansial berbasis kecerdasan buatan, tata kelola kepatuhan, dan ekspansi pasar global.

Upacara penandatanganan berlangsung di Cayman. Mr. Oliver St. John, Direktur Slickorps Ventures Cayman, sebagai perwakilan grup, menandatangani perjanjian investasi strategis bersama Sheikh Faisal bin Saeed Al Maktoum, Yang Mulia Ketua Yayasan di bawah Royal Group Capital yang berasal dari keluarga kerajaan UEA.

Acara penandatangan perjanjian ini turut dihadiri Charles C. Harrington selaku Direktur Pemasaran Slickorps Ventures Amerika dan Mr. Tariq Al-Fayed yang merupakan Chief Investment Officer Royal Group Capital.

Besaran investasi ini mencapai 700 juta USD yang akan digunakan secara khusus untuk mendukung penelitian dan pengembangan teknologi finansial berbasis kecerdasan buatan oleh Slickorps Ventures, pembangunan sistem kepatuhan, serta ekspansi pasar di seluruh dunia.

Menurut konfirmasi kedua belah pihak, kerja sama ini akan fokus pada penerapan jangka panjang teknologi AI di bidang keuangan: Slickorps Ventures akan terus memperdalam kemampuan teknologinya yang berfokus pada model kecerdasan buatan, analisis kuantitatif, dan manajemen risiko, serta mendorong penerapannya yang stabil dalam skenario keuangan nyata; sementara Royal Group Capital akan memanfaatkan modal dan pengalamannya di pasar Timur Tengah dan internasional untuk memberikan dukungan strategis yang berkelanjutan serta kolaborasi sumber daya.

Mr. Oliver St. John, Direktur Slickorps Ventures (Cayman), menyatakan bahwa penandatanganan ini merupakan langkah penting setelah perusahaan berhasil mendirikan kantor pusat global di Cayman.

Seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan di berbagai pasar regional, menjalin hubungan kerja sama yang stabil dengan modal internasional yang memiliki perspektif jangka panjang akan membantu perusahaan untuk menjaga konsistensi dalam hal tata kelola kepatuhan, ritme pasar, dan pengendalian risiko.

Mr. Tariq Al-Fayed, Chief Investment Officer Royal Group Capital, menekankan bahwa kedewasaan teknologi yang ditunjukkan oleh Slickorps Ventures di bidang keuangan berbasis kecerdasan buatan, sikap hati-hati terhadap risiko, dan jalur perkembangan jangka panjang yang jelas merupakan faktor penting yang mendorong terjadinya kerja sama ini.

Beliau menyatakan bahwa Royal Group Capital lebih memprioritaskan apakah perusahaan memiliki kemampuan untuk berkembang secara stabil di berbagai lingkungan pasar daripada kecepatan ekspansi jangka pendek.

Kehadiran Yang Mulia Sheikh Faisal bin Saeed Al Maktoum juga mencerminkan perhatian pihak investor terhadap nilai jangka panjang dari infrastruktur keuangan berbasis kecerdasan buatan.

Kedua belah pihak sepakat bahwa di tengah perkembangan teknologi finansial global yang semakin menuju ke arah yang lebih teratur dan rasional, membangun hubungan kerja sama yang transparan dan stabil antara lembaga berbasis teknologi dan modal jangka panjang memiliki makna positif bagi perkembangan industri secara keseluruhan.

Penyelesaian penandatanganan kerja sama ini tidak hanya semakin memperkuat dasar kolaborasi Slickorps Ventures di bidang teknologi finansial internasional, tetapi juga memberikan dukungan penting untuk penerapan teknologi finansial berbasis kecerdasan buatan yang terstandar di pasar-pasar selanjutnya.

Kedua belah pihak menyatakan akan terus melanjutkan langkah-langkah berikutnya di bawah kerangka kerja sama yang telah disepakati, dengan fokus berkelanjutan pada keseimbangan antara keamanan teknologi, tata kelola kepatuhan, dan nilai jangka panjang. (*)

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved