Transaksi Digital Melonjak Jelang Lebaran, Menguji Kesiapan Sistem TI Perusahaan
Pada Februari 2026 saja, transaksi digital Indonesia meningkat 133%, mencerminkan akselerasi permintaan yang signifikan menjelang Lebaran
Ia mengatakan meski bersifat musiman, periode jelang Lebaran kini jadi semacam stress test nyata bagi tingkat kematangan digital perusahaan.
"Organisasi yang mampu menjaga uptime, responsivitas, dan kelancaran transaksi selama periode ini akan lebih siap memenuhi permintaan serta memperkuat kepercayaan pelanggan. Sebaliknya, yang tidak siap berisiko menghadapi kerugian langsung maupun kehilangan pelanggan dalam jangka panjang," jelas Hanief.
Dia menegaskan penyedia teknologi turut berperan membantu organisasi memperkuat monitoring, analitik, dan visibilitas operasional pada lingkungan TI yang kompleks, sehingga bisnis dapat lebih tangguh pada momen-momen kritikal.
Baca juga: Handi Irawan: Pendidikan Indonesia Harus Mampu Merespons Disrupsi Teknologi Kecerdasan Buatan
Menurutnya, seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, momentum dengan trafik tinggi seperti Lebaran semakin menuntut kesiapan lebih matang.
Ekspektasi terhadap layanan digital yang selalu tersedia dan tanpa hambatan kini bukan lagi terbatas pada musim puncak, melainkan telah menjadi standar baru.
"Bagi para pemimpin bisnis, memastikan keandalan sistem bukan lagi prioritas teknis, tetapi juga sebagai agenda strategis," pungkasnya.
Jutaan masyarakat Indonesia berbondong-bondong menyelesaikan transaksi di berbagai platform, mulai dari e-commerce, perbankan digital, hingga layanan perjalanan dan on-demand.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/it2222.jpg)