Kuartal I 2026, BTPN Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 319 Miliar, Aset Tumbuh 7 Persen
Penyaluran pembiayaan terus diperkuat melalui model pendampingan yang bertujuan meningkatkan kapasitas
Ringkasan Berita:
- Sepanjang kuartal pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp 319 miliar
- Aset BTPN Syariah mencapai Rp 23,2 triliun, tumbuh 7 persen secara YoY
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio.
Sepanjang kuartal pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp 319 miliar.
Aset perseroan mencapai Rp 23,2 triliun, tumbuh 7 persen secara YoY, sementara penyaluran pembiayaan BTPN Syariah mencapai Rp 10,6 triliun, tumbuh 4 persen secara YoY dengan rasio keuangan yang tetap solid, tercermin dari Return on Asset (RoA) sebesar 7,1 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 59,2 persen.
Baca juga: Kuartal I, BTPN Syariah Raup Laba Bersih Rp 311 Miliar
Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad, mengatakan pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi penguatan pendampingan nasabah yang menjadi fokus utama Bank dalam melayani masyarakat inklusi.
Penyaluran pembiayaan terus diperkuat melalui model pendampingan yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta membentuk perilaku unggul nasabah.
Fachmy Achmad juga mengatakan, momentum kuartal pertama menunjukkan bahwa model pendampingan yang diterapkan berkontribusi pada kualitas pembiayaan. Perusahaan melihat meningkatnya kepercayaan nasabah serta ketahanan usaha mereka, yang pada akhirnya memperkuat kualitas Bank.
''Kualitas pembiayaan menjadi penopang utama laba kuartal pertama ini mengalami pertumbuhan. Pada 2026, Bank melanjutkan fokus di tahun sebelumnya, sambil mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan yang ada.” ujar Fachmy Achmad, Senin (27/4/2046).
Ia menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam memberdayakan masyarakat inklusi agar memiliki perilaku unggul sebagai kunci keberhasilan.
Keberhasilan penyaluran pembiayaan tidak terlepas dari peran Community Officer (CO) sebagai garda terdepan Bank yang hadir langsung di sentra nasabah. Melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS), CO memberikan pendampingan menggunakan modul yang relevan dengan kondisi usaha ultra mikro. Selain itu, CO berperan sebagai role model dalam penerapan perilaku unggul BDKS sekaligus memperkuat solidaritas antar nasabah di sentra.
Seiring dengan kinerja yang positif, Bank juga terus mengoptimalkan proses internal untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pada kuartal pertama 2026, Bank memperkuat kapasitas Community Officer agar pendampingan yang diberikan semakin efektif dan responsif. Pengelolaan sentra yang solid menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang. Bank juga menghadirkan program reward untuk mendorong kedisiplinan nasabah dalam mengikuti pertemuan, serta menyiapkan inisiatif diversifikasi produk bagi nasabah yang berkembang melalui layanan yang lebih komprehensif dalam ekosistem BTPN Syariah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/direktur-btpn-syariah-fachmy-achmad-89.jpg)