Nasib Kartel Minyak OPEC Pasca Keluarnya UEA dari Keanggotaan
Keluarnya UEA akan mengurangi hingga 3,4 juta barel per hari dari produksi terkoordinasi di kartel OPEC.
Tayang:
Editor:
Choirul Arifin
HO/IST/get global group
CABUT DARI OPEC - Keputusan Uni Emirat Arab akan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah memberikan pukulan besar bagi organisasi kartel minyak.UEA sebagai produsen terbesar keempat OPEC sejak lama merasa terbebani oleh maksimal kuota produksi yang membatasi kemampuan produksi minyaknya selama bertahun-tahun.
Ia memperingatkan harga rata-rata yang sedikit lebih rendah bersamaan dengan volatilitas yang lebih tinggi, karena koordinasi antar produsen minyak menjadi kurang dapat diprediksi.
“Pada akhirnya, UEA yang bertindak secara independen memperkenalkan perilaku yang lebih berorientasi pasar ke dalam sistem, yang cenderung meningkatkan persaingan dan fluktuasi harga,” kata Alpaslan.
TRT World
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-kilang-minyak-UEA.jpg)