Selasa, 12 Mei 2026

Telco Update

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Hubungkan Indonesia dan Papua Nugini

TelkomGroup lewat Telin resmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk yang menjadi jembatan digital pertama antara Indonesia dan Papua Nugini.

Tayang:
Editor: Content Writer
Dok. Telkom
PERESMIAN KABEL LAUT PUKPUK - (kiri ke kanan) Gubernur Kepala Daerah Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi meresmikan kabel laut lintas batas pertama yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini guna memperkuat konektivitas digital di Kawasan Timur Indonesia serta membuka koridor digital baru menuju Asia-Pasifik, Jumat (8/5/2026). 

TRIBUNNEWS.COM - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui operating company-nya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk atau Puk-Puk 1 di Telkom Witel Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026).

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, Gubernur Papua yang diwakili oleh L Christian Sohilait, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi.

Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur. Selain itu, peresmian ini sekaligus mempererat kolaborasi bilateral Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi lintas negara.

Hadirnya infrastruktur juga membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Koridor baru ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses digital masyarakat, serta memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan dan kawasan timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Angga menegaskan bahwa percepatan transformasi digital menjadi salah satu prioritas nasional. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Baca juga: Telkom Bukukan Kinerja Resilien pada 2025, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

"Karena itu, konektivitas harus dibangun secara merata dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital," ujar Angga dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Selasa (12/5/2026).

Angga juga menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas nasional. Menurutnya, Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal dan tangguh.

"Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih andal, tangguh, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, ataupun seluruh penjuru negeri," katanya.

Sebagai informasi, Sistem Kabel Laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas atau cross-border pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini.

Landing station di Jayapura yang dioperasikan TelkomGroup menjadi gerbang konektivitas menuju jaringan Kumul di Papua Nugini sekaligus mengalirkan kapasitas dari berbagai provinsi di negara tersebut hingga Vanimo.

Baca juga: Sobat Indibiz Resmi Hadir, Telkom Dorong UKM Perempuan Naik Kelas Lewat Ekosistem Digital

Lebih dari sekadar infrastruktur telekomunikasi, proyek itu mencerminkan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan.

Sinergi Telin dan PNG DataCo yang diperkuat melalui penandatanganan commercial agreement pada hari yang sama menjadi langkah nyata dalam memperluas integrasi jaringan dan memperkuat konektivitas digital Asia-Pasifik.

Dengan hadirnya kabel laut tersebut, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sementara jalur kedua yang baru diresmikan menghubungkan Vanimo, Madang, hingga Port Moresby, dan dapat terhubung ke Manado hingga Los Angeles, Amerika Serikat, melalui kabel SEA-US.

Keberadaan jalur alternatif itu membuat infrastruktur digital Papua semakin tangguh. Rute alternatif ini mampu menjaga keberlangsungan layanan secara optimal.

Sebagai pusat konektivitas Papua, Jayapura kini semakin siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan. Hal tersebut sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui infrastruktur bertaraf internasional.

Baca juga: Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi Industri

Bukti Nyata TelkomGroup

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved