DPR Minta Proyek Double Double Track Dipercepat Tanpa Perlu Tunggu Rekomendasi KNKT
Pemerintah diminta mempercepat proyek Double-Double Track untuk mencegah risiko terulangnya kecelakaan kereta seperti terjadi di Stasiun Bekasi.
Saat mengunjungi para korban di RSUD Bekasi, Prabowo menegaskan bahwa anggaran besar tersebut dialokasikan demi menjamin keselamatan masyarakat di jalur transportasi massal.
"Apakah dengan dilakukan pos jaga atau flyover, nanti pelaksanaannya kita tunjuk, kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 T, demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api, ya kita harus keluarkan itu, sekarang saatnya," ujar Presiden Prabowo.
Baca juga: 31 Saksi Telah Diperiksa, Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Masuk Tahap Penyidikan
Keputusan ini didasari atas temuan bahwa terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang masih tidak memiliki penjagaan memadai. Prabowo menyebut persoalan infrastruktur ini sudah berlangsung sangat lama tanpa penyelesaian yang tuntas.
"Ini saya kira dari jaman Belanda ya, sudah berapa puluh tahun, sekarang udahlah kita selesaikan semua itu saya udah perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut," tegasnya.
Khusus untuk wilayah Bekasi, Presiden Prabowotelah menyetujui usulan pemerintah daerah untuk pembangunan jalan layang untuk mengurai kepadatan dan menghindari kecelakaan di perlintasan sebidang.
"Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena bekasi ini juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya udah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan presiden," jelas Prabowo.
Terkait kondisi korban di RSUD Bekasi, Prabowomemastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis yang optimal. Ia menyebut dari total 54 korban yang sempat dirawat, sebagian besar sudah tertangani dengan baik dan beberapa di antaranya telah diperbolehkan pulang.
"Sebagian sudah pulang, kalau enggak salah masih total 54 dan hampir semua sudah ditangani yang saya liat, sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus, pokoknya semuanya sudah diurus," tuturnya.
Presiden Prabowo juga menjamin akan ada kompensasi bagi para korban terdampak. "Ya nanti ada, semuanya ada kompensasinya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ngabuburit-main-layang-layang-dilintasan-rel-kereta-api_20200509_112645.jpg)