Selasa, 26 Mei 2026

Sumatera Blackout

Pemerintah Minta PLN Lakukan Evaluasi Imbas Blackout di Sumatera

Kata Yuliot, pemerintah telah meminta kepada PLN untuk melakukan perbaikan sistem dan mengkaji penyebab padamnya listrik di Sumatera.

Tayang:
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
BLACKOUT SUMATERA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026). 

"Ada pembangkit-pembangkit diesel dan pembangkit-pembangkit gas yang siap untuk black start. Kami masukkan black start, mereka dapat menyala sendiri ya, karena ada bahan bakarnya di situ, menyala sendiri," ucapnya.

Listrik Sempat Pulih Tapi Padam Lagi

Sejatinya, pada Minggu (24/5/2026) sekira pukul 06.17 WIB, aliran listrik sudah menyala semua. Namun, karena masih ada pembangkit PLTU yang belum menyala ini hanya bertahan hingga pukul 18.00 WIB.

"Ketika beban magrib naik lagi bebannya, masih ada kekurangan sekitar 200 sampai 300 MW. Terpaksa kami padamkan kembali, tetapi itu berlangsung dari jam 18.36 sampai jam 20.15, kurang lebih 2 jam kurang. Kemudian bisa kita normalkan kembali seiring demand yang semakin turun dan pembangkit kami mulai masuk," jelasnya.

Untuk itu, Edwin mewakili PLN meminta maaf atas peristiwa blackout yang terjadi sehingga mengganggu aktivitas warga khususnya di Sumatra.

"Insyaallah pada hari ini, pembangkit-pembangkit besar sudah masuk, seperti di Pangkalan Susu dan beberapa tempat lainnya sudah masuk. Insyaallah pada hari ini dan sore ini tidak ada terjadi lagi pemadaman di sistem Sumatera," tukasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved