Virus Corona

JK: Sekarang Saatnya Aksi Bersama Perangi Virus Corona

JK mengajak pimpinan umat beragama menyadarkan dan menggerakkan umatnya untuk bersama-sama komponen

istimewa
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) HM Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) HM Jusuf Kalla menegaskan, sekarang saatnya seluruh komponen bangsa melakukan aksi Bersama memerangi wabah virus corona, yang di Indonesia penyebarannya terus meluas.

“Sekarang saatnya aksi, tidak lagi diskusi-diskusi soal Corona,” kata Jusuf dalam rapat koordinasi dengan pimpinan umat beragama Indonesia, Kamis (19/3/2020) di Markas PMI, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, JK mengajak pimpinan umat beragama menyadarkan dan menggerakkan umatnya untuk bersama-sama komponen masyarakat lainnya, membantu pemerintah mencegah meluasnya wabah Covid-19.

PMI mengajak pimpinan umat beragama bekerjasama membersihkan rumah-rumah ibadah dengan penyemprotan disinfektan.

“PMI menyiapkan alat, bahan, dan relawan untuk melakukan penyemprotan di rumah-rumah ibadah. Silakan perwakilan umat mengajukan kebutuhannya, kami yang siapkan alat, bahan, dan orangnya,” tegas JK.

Baca: Kementerian Agama Catat 17.244 Calon Jemaah Sudah Lunasi Biaya Haji

Baca: Spoiler Manga One Piece 975, Pengakuan Kyoshiro, Kejutan dari Kinemon hingga Aksi Luffy, Law dan Kid

Baca: Direktur PPK-GBK: Area Gelora Bung Karno Tetap Terbuka Bagi Masyarakat yang Ingin Berolahraga

JK mengungkapkan, PMI melakukan penyemprotan 50 rumah ibadah setiap hari. Ini, lanjutnya, merupakan bagian dari program PMI membersihkan tempat-tempat umum yang ramai dikunjungi orang, seperti sekolah, pasar, rumah ibadah, penjara, dan tempat umum lainnya.

JK mengungkapkan, program ini dialksanakan karena belajar dari kasus yang terjadi di negara-negara yang lebih dulu terjangkit Covid-19, di mana penyebaran virus corona banyak terjadi di tempat di mana orang banyak berkumpul.

“Di China penyebarannya dari Pasar. Di Korea dari Gereja. Dan di Iran berawal dari Kota Suci Qom, kota suci bagi kaum Syiah,” jelas JK dalam rapat yang dihadiri perwakilan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persekutuan Gereja Indonesia (PWI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Walubi, Hindu Dharma, Badan Koordinasi Pemud Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan tokoh lintas agama lainnya.

Untuk keperluan itu PMI telah memesan 2 juta liter karbol, 2000 unit alat semprot, 1000 pakaian pelindung untuk petugas, serta 1 juta boks masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.

Menurut Sekjen PMI, Sudirmana Said, PMI juga tengah memesan beberapa unit mobil penyemprot, seperti yang digunakan untuk mensterilisasi tempat-tempat umum di Wuhan.

“In syaa Allah pekan depan pesanannya tiba,” kata Sudirman.

PMI, lanjut Sudirman, juga menyiapkan gudang logistik kapasitas besar di samping Markas PMI Pusat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan yang beroperasi 24 jam. Gudang tersebut memanfaatkan lahan kosong milik Kementerian Koperasi dan UMKM RI.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved