Virus Corona

Virus Corona dan Pengalaman Iran dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Ini adalah kedua kalinya siswa Iran mengalami pembelajaran jarak jauh setelah krisis nasional 35 tahun yang lalu.

Tehran Times
Virus Corona dan Pengalaman Iran dalam Pembelajaran Jarak Jauh 

TRIBUNNEWS.COM - Wabah virus corona membuat banyak negara melakukan langkah antisipasi dengan mengisolasi wilayahnya.

Di sektor pendidikan, berbagai sekolah ditutup dan pembelajaran berganti dengan model jarak jauh.

Termasuk dengan Iran, ini adalah kedua kalinya siswa Iran mengalami pembelajaran jarak jauh setelah krisis nasional.

Sekolah-sekolah Iran di seluruh negeri sekarang masih ditutup sebagai langkah untuk mengendalikan virus corona.

Dikutip dari Tehran Times, program pembelajaran jarak jauh sudah dilksanakan pada tahun-tahun terakhir perang selama delapan tahun.

Perang yang berlangsung antara Iran dan Irak terjadi ketika kota-kota besar seperti Teheran dan Isfahan menjadi sasaran rudal Irak.

Ilustrasi belajar
Ilustrasi belajar (Unsplash)

Baca: Satu Orang di Sulsel Meninggal Karena Virus Corona, Ini Riwayat Perjalanannya

Baca: Menkumham Yasonna Tak Bisa Bayangkan Penghuni Lapas Terinfeksi Corona

Baca: China Klaim, Serangan Terbaru Virus Corona ke Negaranya Datang dari Indonesia

Diketahui, banyak keluarga meninggalkan rumah mereka ke tempat-tempat aman di daerah-daerah terpencil.

Warga Iran berusia akhir 30-an atau awal 40-an ditugaskan untuk mengajar di TV publik.

Hanya ada dua saluran TV yang mana saluran II didedikasikan untuk pembelajaran jarak jauh.

Yakni matematika, sejarah, dan ilmu sosial yang diajarkan oleh metode yang kurang familiar untuk siswa.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved