Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Ini Lima Kabar Baik Soal Penanganan Corona di Indonesia

Penyebaran virus corona Covid-19 masih terus bertambah dalam beberapa hari terakhir di Indonesia.

Freepik.com
Ilustrasi virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran virus corona Covid-19 masih terus bertambah dalam beberapa hari terakhir di Indonesia.

Hingga Rabu (25/3/2020), total kasus infeksi Covid-19 yang telah dikonfirmasi di Indonesia mencapai 790 kasus, bertambah dari hari sebelumnya sebanyak 686 kasus.

Dari angka tersebut terdapat 58 kematian dan 31 pasien dinyatakan sembuh.

Baca: 8 Fakta Unik Korea Selatan, Punya Standar Kecantikan Tinggi hingga Razia Alkohol bagi Pengemudi

Baca: Kepala Gugus Tugas: Peran Relawan Penting untuk Hadapi Virus Corona

Baca: Sinopsis Film Resident Evil: The Final Chapter, Tayang Besok Malam di Bioskop Spesial TRANSTV

Sejumlah upaya dilakukan oleh pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona yang masih terus terjadi.

Melansir berbagai pemberitaan Kompas.com, berikut adalah beberapa kabar baik dari kondisi penanganan virus corona di Indonesia:

1. Pemerintah telah mulai rapid test corona

Pada Jumat (20/3/2020), Presiden Jokowi menyebut bahwa rapid test atau tes cepat virus corona (Covid-19) telah mulai dilakukan.

Lokasi pertama tes ini adalah Jakarta Selatan, yaitu pada sejumlah warga yang diduga terinfeksi virus corona karena melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Menurut Presiden, pemerintah memprioritaskan wilayah yang paling rawan. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, rapid test ini merupakan mekanisme pemeriksaan spesimen pasien terduga Covid-19.

Tes ini bukan menggunakan metode swab tenggorokan, melainkan sampel darah. 

2. Wisma atlet mulai digunakan untuk pasien corona

Untuk memenuhi kebutuhan pasien virus corona, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta telah mulai melayani pasien.

Per Rabu (25/3/2020) siang, jumlah pasien yang dirawat di sana sebanyak 144 orang.

Sebelumnya, Yuri mengatakan bahwa keberadaan rumah sakit darurat Covid-19 ini bertujuan untuk menambah fasilitas ruang isolasi bagi para pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Adapun pasien yang ditangani di sana merupakan pasien yang tidak dapat melakukan isolasi mandiri di rumah dengan berbagai pertimbangan medis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved