Kamis, 21 Mei 2026

Virus Corona

Jumlah Pasien Corona Jadi 1.414 Kasus, Achmad Yurianto: Lebih Aman di Rumah

Hingga Senin (30/3/2020) pukul 12.00 WIB, ada tambahan sebanyak 129 kasus baru pasien corona.

Tayang:
Editor: Daryono
TRIBUN/HO/BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers terkait updaet pandemik corona di kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Sabtu, 28 Maret 2020, total positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 1.155 kasus, sementara 59 orang sembuh dan 102 meninggal dunia. TRIBUNNEWS/HO/BNPB 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pasien corona di Indonesia terus bertambah setiap harinya.

Hingga Senin (30/3/2020) pukul 12.00 WIB, ada tambahan sebanyak 129 kasus baru pasien corona.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, Senin sore di Gedung BNPB Jakarta. 

Dengan penambahan 129 kasus itu, kini total sudah ada 1.414 kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia.

Virus Corona
Virus Corona (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona juga bertambah menjadi 11 orang.

Sehingga total pasien yang berhasil sembuh dari virus corona sebanyak 75 orang.

Namun, kasus kematian karena Covid-19 juga bertambah menjadi 8 orang, sehingga total kasus kematian berjumlah 122 kasus.

Dengan penambahan kasus itu, Yurianto kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah.

Yakni dengan menerapkan social distancing dan mengindari tempat kerumunan.

"Penularan di luar masih terjadi, bahwa kasus positif masih bertambah.

Baca: Pelayaan Kerajaan yang Sering Dekat dengan Ratu Elizabeth II Positif Corona

Baca: Arahan Jokowi Terkait Covid-19: Minta APD Buatan Indonesia hingga Singgung Aturan Karantina Wilayah

"Oleh karena itu saya mengingatkan sekali lagi jaga jarak, jangan berdekatan."

"Hindari tempat-tempat berkumpul yang padat, cuci tangan pakai sabun, hindari menyentuh wajah," ujar Yurianto.

Sekain itu, Yurianto juga mengingatkan masyarakat yang sedang batuk untuk menggunakan masker.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan terhadap orang-orang yang berada di sekitarnya.

"Dan manakala ada yang sakit, patuhi betul manakala kita batuk, manakala kita bersin."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved