Virus Corona

Pratikno: Pemerintah Mengajak dan Berupaya Keras Mengimbau Masyarakat Tidak Mudik

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak mudik jelang hari raya Idul Fitri.

Theresia Felisiani
Mensesneg Pratikno, Sabtu (1/6/2019) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak mudik jelang hari raya Idul Fitri.

"Yang benar adalah pemerintah mengajak dan berupaya keras agar masyarakat tidak perlu mudik," ujar Pratikno melalui pesan whatsapp kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya pemerintah menyiapkan bantuan sosial kepada masyarakat bawah sebagai bagian dari kompensasi imbauan untuk tidak mudik lebaran tersebut.

"Pemerintah menyiapkan bantuan sosial yang diperbanyak penerima manfaatnya dan diperbesar nilainya kepada masyarakat lapisan bawah. Hal ini sejalan dengan keputusan Presiden tentang PSBB (pembatasan sosial berskala besar)," katanya.

Baca: 1 Keluarga Dituding Kena Corona, Warga Sampai Telepon Bhabinkamtibmas, Ternyata Sakit Lambung & Paru

Pratikno mengingatkan imbauan presiden kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi corona.

Salah satunya yakni menjaga jarak aman dengan orang lain (sosial atau physical distancing).

"Jaga jarak aman, dan ikuti protokol pencegahan penyebaran Covid19," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden RI Fadjroel Rachman mengatakan, warga diperbolehkan mudik pada Lebaran Idul Fitri tahun 2020 M/1441 H.

Baca: WHO: Jumlah Kasus Virus Corona Bisa Capai 1 Juta Selama Beberapa Hari Kedepan

Namun, Fadjroel meminta para pemudik yang tiba dikampung halamanan wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved