Virus Corona
Tak Perlu Takut, Jenazah Pasien Positif Covid-19 Ditutup Berlapis & Didisinfeksi hingga Aman Dikubur
Perlu diketahui, masyarakat tak perlu takut pada jenazah yang meniggal dunia karena positif corona atau Covid-19.
Kogam mengungkapkan, Kulon Progo menyiapkan banyak hal untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Mereka menyiapkan prosedur penanganan jenazah hingga penguburannya. Rencananya, pemerintah juga akan menggencarkan sosialisasi.
“Karenanya hari ini kita siapkan semuanya,” kata Kogam usai Pelatihan Penanganan Korban Virus Covid-19 oleh Dinkes Kulon Progo di komplek Pemkab Kulon Progo.
Hingga kini, Kulon Progo terbilang kondusif. Belum ada warga yang meninggal dunia karena Corona.
Dinkes Kulon Progo mencatat jumlah pasien positif Covid-19 masih satu, seorang bayi 4 bulan. Kondisinya semakin membaik.
Baca: UPDATE Corona di Dunia 4 April 2020: 800 Ribu Kasus Aktif, Tertinggi AS & Kematian Terbanyak Italia
Baca: Mayat di Halaman Masjid Tak Ada yang Berani Mendekat, Telantar Sejam Sebelum Ada Petugas Pakai APD
Baca: Waspada Mata Merah dan Berair Bisa Jadi Gejala Covid-19, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Namun, pemerintah meningkatkan kewaspadaan, jangan sampai terjadi penolakan seperti di daerah lain.
“Orang kost saja sudah ada yang ditolak,” kata Kogam.
Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengharapkan, kejadian penolakan warga pada jenazah pasien penyakit menular tidak terjadi di Kulon Progo.
Sutedjo mengingatkan agar warga menjunjung nilai gotong royong dan kebersamaan. Warga juga mesti meyakini langkah RS.
Sutedjo sekaligus menepis anggapan perlunya memisahkan kubur para jenazah pasien virus corona.
Langkah seperti ini dinilai justru menciptakan persoalan sosial baru dan merusak kearifan lokal yang selama ini berkembang kuat di antara masyarakat.
Karenanya, pemerintah akan terus menggenjot sosialisasi di masyarakat untuk meredam potensi gejolak sosial.
“Kita membangun masyarakat melawan Corona ini dengan kebersamaan. Gotong royong. Jangan semaunya sendiri. Jangan egois,” kata Sutedjo.
Kulon Progo belum muncul kasus menonjol penderita Covid-19. Pasien positif virus corona baru satu kasus, bayi 4 bulan.
Kondisinya sekarang semakin membaik dan menunggu hasil laboratorium setelah lebih 14 hari melewati masa kritis di RSUD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/proses-pemakaman-pasien-covid-19.jpg)