Virus Corona

Menlu Ungkap Lebih dari 907 WNI Jemaah Tablig Berada di Luar Negeri, Mayoritas di India

Menlu Retno Marsudi mengatakan 907 WNI itu terdiri dari 62 kelompok dan berada di 12 negara bagian.

Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mencatat ada 907 WNI jemaah tablig yang berada di luar negeri.

Menlu Retno Marsudi mengatakan 907 WNI itu terdiri dari 62 kelompok dan berada di 12 negara bagian.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi I DPR, Selasa (7/4/2020).

"Ada di data kementerian luar negeri terdapat 907 WNI jemaah tablig. Mereka terdiri dari 62 kelompok dan berada di sekitar 12 negara bagian," ungkapnya.

Baca: Update Corona, Selasa 7 April: 10 Negara dengan Jumlah Pasien Sembuh Paling Banyak di Dunia

Namun, Retno menyakini jumlah WNI masih lebih banyak daripada data yang dimiliki oleh Kemenlu.

Dia menyebutkan sebagian besar WNI jemaah tablig berada di India.

"Kami yakin jumlahnya pasti lebih banyak dari jumlah yang ada di data kami. Dan sebagian besar di antaranya berada di India," ujarnya.

Baca: Kemenag Pastikan Ruang Isolasi Corona Asrama Haji Pondok Gede Siap Digunakan

Selain itu, Menlu Retno mengungkapkan sekitar 10 WNI jemaah tablig dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Ia mengatakan telah berkomunikasi dengan Menlu India dan menitipkan WNI jemaah tablig yang berada di India untuk dirawat.

"Kami juga memperoleh informasi bahwa banyak kasus positif Covid-19 yang menjangkiti jemaah tablig termasuk jemaah tablig dari Indonesia. Kasus wni terpapar di India dari jemaah tablig berkisar pada angka 10 (orang)," ujarnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved