Glenn Fredly Meninggal Dunia

Penggalangan Donasi yang Diinisiasi Glenn Fredly untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19 Terus Berjalan

Glenn Fredly telah meninggal dunia, namun sebelumya ia pernah membuat gerakan penggalangan dana yang dimulai pada 24 Maret 2020 itu masih berjalan.

Instagram @glennfredly309
Glenn Fredly 

TRIBUNNEWS.COM - Gerakan penggalangan dana yang diinisiasi oleh Glenn Fredly di situs Kitabisa.com untuk membantu kebutuhan ekonomi warga yang terdampak virus corona terus berlanjut.

Glenn Fredly telah meninggal dunia pada Rabu (8/4/2020) lalu, namun sebelumnya ia pernah membuat gerakan penggalangan dana yang dimulai pada 24 Maret 2020 dan kini gerakan tersebut masih terus berjalan.

Tim #SalingJaga yang membantu Glenn dalam gerakan donasi tersebut telah menghubungi kerabat Glenn Fredly untuk menanyakan tentang keberlanjutan gerakan donasi tersebut.

"Dari salah seorang kerabat beliau kami (Tim #SalingJaga) didorong untuk melanjutkannya, mengingat almarhum menaruh perhatian besar dan selalu mengungkapkan keprihatinannya terhadap korban terdampak Covid 19," bunyi keterangan di laman tersebut.

Hingga Jumat (10/4/2020) sore, donasi yang terkumpul sebanyak Rp Rp 47.976.137 dan ditargetkan Rp 50 juta.

Gerakan penggalangan donasi tersebut masih menyisakan waktu 14 hari lagi dan diprediksi akan tercapai targetnya.

Glenn Kitabisa
Gerakan penggalangan dana yang diinisiasi oleh Glenn Fredly di situs KitaBisa.com untuk membantu kebutuhan ekonomi warga yang terdampak virus corona terus berlanjut.

Baca: Mutia Ayu Unggah Video Bersama Glenn Fredly saat Bernyanyi di Panggung: Kangen Kamu Bebeh

Baca: Tompi Sebut Glenn Fredly Nikmati Momen Kebersamaan dengan Mutia Ayu dan Gewa: Senang Lihatnya

Baca: Armand Maulana Ungkap Glenn Fredly Selalu Berjuang agar Musik Indonesia Lebih Baik

Nantinya hasil donasi tersebut akan dialokasikan untuk pembelian kebutuhan pokok sehari-hari serta alat perlindungan diri (APD), sarung tangan, masker serta hand sanitizer.

Bantuan tersebut akan diberikan kepada masyarakat tak mampu di kota besar serta buruh dan pekerja sektor informal.

"Mereka bergantung pada pemasukan harian, dan tentu akan sulit untuk memenuhi kebutuhan jika harus menetap di rumah."

"Dalam kondisi seperti ini, pemasukan mereka juga turun drastis karena tak banyak orang yang beraktivitas di luar rumah," tulis keterangan di laman donasi tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved