Breaking News:

Virus Corona

Lembaga Eijkman Ditargetkan Bisa Periksa 1.000 Spesimen Corona Tiap Hari

Bambang Brodjonegoro mengatakan pihaknya membentuk konsorsium riset dan inovasi Covid-19 untuk memerangi pandemi virus corona.

Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, di Gedung BPPT, Jln MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan pihaknya membentuk konsorsium riset dan inovasi Covid-19 untuk memerangi pandemi virus corona.

Hal tersebut disampaikan Bambang Brodjonegoro dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI melalui teleconference, Selasa (14/4/2020).

Dengan adanya arahan dari pemerintah untuk memperluas tes PCR, Bambang mengatakan kini Lembaga Biologi Molekuler Eijkman berusaha meningkatkan kemampuan pemeriksaannya.

Baca: Penjelasan KPK Terkait Polemik LHKPN Deputi Penindakan Brigjen Karyoto

"Per hari LBM Eijkman bisa menyelesaikan maksimum 270 spesimen. Namun karena kemarin ada arahan untuk memperluas tes PCR, maka diharapkan Eijkman akan meningkatkan kemampuan pemeriksaan," ujar Bambang.

Adapun peningkatan kemampuan pemeriksaan yang ditargetkan adalah menjadi 1.000 spesimen per hari.

Baca: Serahkan Bantuan PCR, Puan Maharani Berharap Tes Corona Makin Cepat dan Akurat

"Dari 270 spesimen menjadi 1.000 spesimen per hari," jelasnya.

Bambang mengungkap pihaknya akan memfasilitasi dan memperkuat LBM Eijkman dengan memberikan bantuan berupa alat dan robot.

"Nantinya Eijkman akan mendapat dukungan baik dalam bentuk alat maupun robot untuk mempercepat dan memudahkan pemeriksaan PCR ini," katanya.

Sudah periksa 30 ribu lebih sampel

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved