Virus Corona
Pemerintah Bakal Produksi Sendiri Reagen Untuk Tes PCR Corona
Achmad Yurianto mengatakan pemerintah akan mempersiapkan infrastruktur untuk pembuatan reagen.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Adi Suhendi
Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah berencana memproduksi reagen secara mandiri.
Reagen sangat diperlukan dalam pemeriksaan dengan metode Real Time PCR.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pemerintah akan mempersiapkan infrastruktur untuk pembuatan reagen.
"Kemudian bertahap secara infrastruktur nantinya kita akan berusaha untuk mampu memproduksi secara mandiri reagen, perangkat untuk kepentingan tes," ujar Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (27/4/2020).
Baca: 1.814 Kendaraan Diminta Putar Balik Pada Hari Ketiga Operasi Ketupat 2020
"Ini menjadi sesuatu yang penting dan menjadi salah satu yang menjadi prioritas pemerintah, agar secara mandiri kita pun nanti menuju ke kemampuan melaksanakan produksi test kit dan reagen," lanjut Achmad Yurianto.
Achmad Yurianto mengatakan saat ini pemerintah telah mendistribusikan ratusan ribu reagen ke seluruh daerah untuk pemeriksaan menggunakan Real Time PCR.
"Sampai dengan saat ini untuk reagen pemeriksaan PCR ke seluruh Indonesia telah terdistribusi lebih dari 436.000," ungkap Achmad Yurianto.
Baca: Jasadnya Sudah Terlanjur Dikremasi Keluarga, Pasien Terduga Corona Ini Ternyata Masih Hidup
Menurut Yurianto, langkah ini dibutuhkan untuk mencapai target pemeriksaan PCR hingga 10.000 spesimen perhari.
Baca: 72.618 Warga DKI Jakarta Sudah Jalani Rapid Test, Hasilnya 2.881 Orang Dinyatakan Positif Covid-19
"Ini menjadi kunci bahwa kita bisa melaksanakan tes untuk bisa mencapai 10.000 lebih dari pemeriksaan PCR setiap hari di seluruh Indonesia," ucap Yurianto.
Pemerintah bakal meningkatkan pelacakan terhadap kontak dengan pasien positif corona di Indonesia demu menurunkan jumlah masyarakat yang terjangkit.
Angka kasus corona di Indonesia
Angka kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan dalam 24 jam terakhir pihaknya mencatat penambahan 214 kasus baru posisiif corona.
"Hingga pukul 12.00 WIB, ada tambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 214. Sehingga totalnya menjadi 9.096 orang," ujar Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube di Channel BNPB, Senin (27/4/2020).
Baca: DATA TERKINI Pasien Positif Corona 9.096 Orang Per 27 April 2020, 765 Meninggal, 1.151 Sembuh