Kamis, 9 April 2026

Virus Corona

Menlu RI: 22 Rumah Sakit Telah Tergabung Dalam Solidarity Trial WHO

Solidarity Trial WHO merupakan program badan kesehatan dunia (WHO) untuk melakukan pengujian klinik

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Riski Cahyadi/Tribun Medan
Ilustrasi: Petugas medis membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 ke dalam ruang infeksius RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Sebanyak 22 Rumah Sakit (RS) di Indonesia telah tergabung dalam program ‘solidarity trial’.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi dalam konferensi pers yang diselenggarakan Kemlu RI secara daring, Rabu (29/4/2020).

“Dapat saya sampaikan bahwa sejauh ini sudah terdapat 22 rumah sakit yang tergabung di dalam solidarity trial,” ujar Menlu.

Baca: Update Kasus Hand Sanitizer Bupati Klaten, Sri Mulyani Bingung Letak Kesalahannya, Masa Foto Kera

Baca: Belajar dari Rumah TVRI Kelas 1-3 SD, Pembahasan Soal Hari Apa Rania akan Kembali ke Rumah?

Baca: Mauricio Pochettino Belum Bisa Move On dari Tottenham

Adapun 22 rumah sakit yang tergabung di dalam solidarity trial, yaitu RSPI sulianti Suroso Jakarta, RSUP Haji Adam Malik Medan, RSUP Hasan Sadikin Bandung,  RSUP dr Soetomo Surabaya, Rumah Sakit Universitas Udayana Bali, RSUP dr Karyadi semarang, RSUD Ambarawa, RSUP dr Sardjito Yogyakarta, RSUPN dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSUD dr Moewardi Solo, RSUP Persahabatan Jakarta, RSUP dr Kandou Manado, RSUP drr Wahidin Sudirohusodo Makassar, RSJ Prof Suroyo Magelang,  RSUP dr M Djamil Padang, Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya, RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru,  RSUD dr Achmad Mochtar Bukittinggi, RSUD dr Saiful Anwar Malang, Rumah Sakit YARSI Jakarta, RSPAU dr esnawan antariksa Jakarta, dan RSUP Sanglah Bali.

Solidarity Trial WHO merupakan program badan kesehatan dunia (WHO) untuk melakukan pengujian klinik terhadap empat alternative terapi yang dilakukan pada pasien denga virus corona (Covid-19).

Ini dilakukan melalui perbandingan antara pelaksanaan treatment yang standar dengan treatment yang menggunakan 4 jenis obat-obatan yang sedang diuji cobakan dan 4 obat-obatan yang diujicobakan, yaitu remdesivir, gabungan lopinavir/ritonavir, gabungan lopinavir/ritonavir ditambah interferon (ß1b), dan chloroquine/ hidroxychloroquine.

Menlu berujar Indonesia merupakan satu diantara lebih dari 100 negara yang tergabung di dalam inisiatif solidarity trial.

“Solidarity trial tersebut ditujukan untuk mencari treatment yang paling efektif untuk pengobatan covid 19,” ujar Menlu.

Indonesia juga melakukan kerjasama internasional dalam upaya pengembangan vaksin Covid-19.

Menlu mengatakan perusahaan Kimia Farma dengan Gilied Science telah menjajaki penggunaan remdesivir yang saat ini sedang menunggu hasil uji klinis di Amerika Serikat.

Perusahaan Bio Farma dengan lembaga eijkman saat ini juga dalam pengembangan plasma darah untuk membantu pasien yang memiliki gejala sedang.

Sementara itu, Bio Farma dengan Kemristek dan lembaga Eijkman juga telah membentuk konsorsium untuk pengembangan vaksin.

“Konsorsium ini juga akan berkolaborasi dengan mitra-mitra internasional,” ujar Menlu

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved