Selasa, 14 April 2026

Virus Corona

23 Karyawan Pabrik Rokok di Tulungagung Reaktif Covid-19 Saat Rapid Test

Kohar menyampaikan, klaster baru di Tulungagung ini bermula saat ada seorang karyawan dari sebuah pabrik rokok

Editor: Hendra Gunawan
David Yohanes/Surya
Sebuah pabrik rokok di Tulungagung yang sejumlah karyawannya dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebanyak 6 orang karyawan pabrik rokok di Tulungagung disebutkan reaktif dengan rapid tes Covid-19.

Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur kembali melakukan rapid test untuk karyawan pabrik rokok di Tulungagung.

Rapid test yang dilakukan Senin (4/5/2020) pagi tersebut diikuti 32 orang.

Hasilnya, ada 6 orang yang reaktif, bukan 7 seperti dsebutkan dalam berita sebelumnya.

"Enam orang itu seluruhnya dari Tulungagung, dan memang dari rapid test yang reaktif ini dilakukan isolasi dan ditindaklanjuti tes swab, kita masih menunggu hasilnya," kata Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso, Senin (4/5/2020).

Baca: Blak-blakan soal Bayaran Pertama di TV, Billy Ngaku Honor Menurun setelah Kepergian Olga Syahputra

Baca: Prank Ferdian Paleka Buat Anji Ikut Geram: Apalagi Sampai Memasukkan Sampah ke dalam Sumbangan

Baca: Pasien Covid-19 Membeludak, Parkir Kendaraan RS Bhayangkara Surabaya Akan Dijadikan Ruang Perawatan

Kohar menyampaikan, klaster baru di Tulungagung ini bermula saat ada seorang karyawan dari sebuah pabrik rokok yang berobat dan ternyata terindikasi Covid-19.

"Kemudian dari 214 karyawannya yang di rapid tes kemarin, 17 orang reaktif. 5 dari Kediri, 5 Kota Kediri, 7 Kabupaten Tulungagung," lanjutnya.

Dengan tambahan hasil rapid test hari ini, maka jumlah total karyawan pabrik rokok di Tulungagung yang reaktif rapid test adalah 23 orang.

Rumpun Tracing, lanjut Kohar akan memperdalam penyisiran yang ada di Kabupaten Tulungagung.

"Karena yang mengkhawatirkan ini bersebelahan dengan perusahaan milik orang tuanya dengan jumlah karyawan lebih besar dan kami berharap tidak ada interaksi," ucap Dirut RS Saiful Anwar Malang ini.

Sedangkan untuk 5 orang yang dari Kabupaten Kediri dan 5 orang dari Kota Kediri sudah ditindaklanjuti dinas kesehatan kabupaten kota masing-masing.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Rapid Test Gelombang Kedua di Pabrik Rokok Tulungagung, Kini Total 23 Karyawan Dinyatakan Reaktif, https://surabaya.tribunnews.com/2020/05/04/rapid-test-gelombang-kedua-di-pabrik-rokok-tulungagung-kini-total-23-karyawan-dinyatakan-reaktif.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved