Virus Corona
Manfaat Adanya Back Up SDM di Lab: Hindari Kelelahan dan Meningkatkan Pengujian Sampel
Provinsi Bali kemudian dijadikan contoh Wiku sebagai provinsi yang sukses menerapkan sistem backup SDM.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menilai perlu backup sumber daya manusia (SDM) yang baik di masing-masing laboratorium.
Menurutnya, hal ini dilakukan agar petugas atau tenaga medis tidak kelelahan saat bekerja.
"Kemudian kita data SDM-nya untuk backup sehingga akhirnya kita punya backup di laboratorium agar coverage-nya meningkat. Itu komitmen kita," kata Wiku di kantor pusat, BNPB, Selasa (5/5/2020).
Baca: Ombudsman Sarankan Pemerintah Beri Bantuan Berbentuk Uang Tunai
Provinsi Bali kemudian dijadikan contoh Wiku sebagai provinsi yang sukses menerapkan sistem backup SDM.
Banyak manfaat yang menurut Wiku bisa diambil dari penerapan back up SDM seperti halnya di Bali, di anataranya menempatkan tenaga kesehatan di laboratorium Covid-19 secara merata, hingga menghindari kelelahan para tenaga medis di laboratorium.
"Maka mesin bisa beroperasi lebih banyak dan petugas laboratorium tidak kelelahan," lanjutnya.
Melalui backup SDM, Wiku menyebut laboratorium dapat menerapkan sistem sif untuk para penguji laboratorium bisa bekerja di waktu tertentu.
Baca: PSBB Masih Berlaku, Dokter Online & Apotik Digital Bisa Jadi Alternaif untuk Layanan Kesehatan
Keuntungan menurut Wiku dari sistem sif tersebut, yakni backup SDM laboratorium bisa meningkatkan kapasitas pengujian sampel.
"Pastikan jumlah laboratorium memadai, dalam sehari 250 sampel itu kalau kerjanya satu sif. Kalau kerjanya 2-3 sif, bisa lebih banyak," jelasnya.
"Karena bahaya sekali jika petugas laboratorium dipaksa bekerja. Jadi ini gunanya gotong- royong semua bersatu membantu tapi tetap hati-hati," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-tim-pakar-gugus-tugas-nasional-wiku-bakti-bawono-adisasmito.jpg)