Virus Corona
Persatuan Perawat Desak Pemerintah dan RS Lebih Transparan soal Data Pasien Covid-19
Menurut Ketua DPD PPNI Jakarta Utara H Maryanto, saat ini para perawat masih minim data para pasien positif Covid-19
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Manajemen rumah sakit dan pemerintah didesak untuk lebih terbuka dan transparan terkait data pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.
Desakan tersebut datang dari DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jakarta Utara.
Baca: Sudah 81.368 Warga Jakarta Ikuti Rapid Test, 3.103 Dinyatakan Reaktif Terhadap Covid-19
Menurut Ketua DPD PPNI Jakarta Utara H Maryanto, saat ini para perawat masih minim data para pasien positif Covid-19
Terutama perawat yang bekerja di rumah sakit swasta.
"Dari manajemen ada juga yang kurang terbuka dengan kondisi apakah itu (pasien) Covid-19 atau bukan," kata Maryanto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/5/2020).
Padahal, jika data sulit diakses itu bisa berbahaya tak hanya bagi perawat tetapi juga bagi seluruh tenaga medis yang ada di rumah sakit tersebut.
Apabila ada data yang akurat mengenai pasien positif Covid-19 bagi para perawat, mereka akan bisa lebih berhati-hati ketika merawat.
Sebaliknya, apabila data pasien positif serta tracing-nya tak terbuka, itu akan menimbulkan kebingungan dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien.
Maryanto memuji keterbukaan data yang mulai dilakukan di rumah sakit pemerintah.
"Kalau pemerintah mulai terbuka, cuma kalau petugas (kesehatan) kena, ini yang ditutup," ucap Maryanto.
Ia menjelaskan, salah satu manfaat keterbukaan data mengenai tracing pasien Covid-19 ialah untuk efisiensi penggunaan alat pelindung diri (APD).
Hingga saat ini, sebanyak 16 perawat di Jakata Utara telah dinyatakan positif Covid-19.
Baca: Kepergian Lord Didi Kempot Menyisakan Duka dan Kesan dari Jokowi Hingga Gofar Hilman
Sebanya 14 perawat berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) dan 69 orang dalam pemantauan (ODP).
Dari 16 perawat yang positif Covid-19 itu, tiga orang meninggal dunia.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul: Perawat Sulit Akses Data Pasien Covid-19 dan Tracing di Rumah Sakit
Update Kasus Covid-19 di Indonesia
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Indonesia merilis data sebaran peta penyebaran virus corona.
Data terakhir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyatakan kasus terkonfirmasi positif corona telah mencapai angka 11.587 pasien.
Jumlah ini mengalami penambahan sebanyak 395 kasus, bila dibanding data terakhir pada hari sebelumnya.
Di sisi lain, kabar gembiranya adalah angka kesembuhan pasien covid-19 di Indonesia juga dilaporkan terus bertambah.
Tercatat, hingga angka kesembuhan telah mencapai 1.954 orang.
Sementara untuk korban meninggal terkonfirmasi positifi virus corona adalah sebesar 864 orang.
Berikut data penyebaran kasus Covid-19 di 34 provinsi Indonesia selengkapnya :
1. DKI Jakarta
Terkonfirmasi: 4539
Meninggal: 408
Sembuh: 632
2. Jawa Barat
Terkonfirmasi: 1252
Meninggal: 86
Sembuh: 159
3. Jawa Timur
Terkonfirmasi: 1124
Meninggal: 117
Sembuh: 178
4. Jawa Tengah
Terkonfirmasi: 798
Meninggal: 62
Sembuh: 112
5. Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi: 607
Meninggal: 40
Sembuh: 199
6. Banten
Terkonfirmasi: 446
Meninggal: 41
Sembuh: 34
7. Bali
Terkonfirmasi: 271
Meninggal: 4
Sembuh: 159
8. Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi: 269
Meninggal: 4
Sembuh: 36
9. Papua
Terkonfirmasi: 240
Meninggal: 6
Sembuh: 48
10. Sumatera Barat
Terkonfirmasi: 203
Meninggal: 15
Sembuh: 37
11. Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi: 198
Meninggal: 9
Sembuh: 24
12. Sumatera Selatan
Terkonfirmasi: 185
Meninggal: 5
Sembuh: 43
13. Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi: 180
Meninggal: 7
Sembuh: 15
14. Kalimantan Timur
Terkonfirmasi: 167
Meninggal: 1
Sembuh: 13
15. Kalimantan Utara
Terkonfirmasi: 130
Meninggal: 1
Sembuh: 5
16. Sumatera Utara
Terkonfirmasi: 129
Meninggal: 13
Sembuh: 41
17. Daerah Istimewa Yogyakarta
Terkonfirmasi: 115
Meninggal: 7
Sembuh: 50
18. Kepulauan Riau
Terkonfirmasi: 92
Meninggal: 9
Sembuh: 42
19. Kalimantan Barat
Terkonfirmasi: 73
Meninggal: 3
Sembuh: 8
20. Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi: 64
Meninggal: 2
Sembuh: 11
21. Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi: 59
Meninggal: 3
Sembuh: 11
22. Riau
Terkonfirmasi: 58
Meninggal: 6
Sembuh: 26
23. Lampung
Terkonfirmasi: 54
Meninggal: 5
Sembuh: 17
24. Maluku Utara
Terkonfirmasi: 50
Meninggal: 0
Sembuh: 5
25. Sulawesi Utara
Terkonfirmasi: 45
Meninggal: 4
Sembuh: 17
26. Sulawesi Barat
Terkonfirmasi: 44
Meninggal: 1
Sembuh: 4
27. Papua Barat
Terkonfirmasi: 43
Meninggal: 1
Sembuh: 0
28. Jambi
Terkonfirmasi: 38
Meninggal: 0
Sembuh: 1
29. Maluku
Terkonfirmasi: 23
Meninggal: 0
Sembuh: 12
30. Kepulauan Bangka Belitung
Terkonfirmasi: 19
Meninggal: 1
Sembuh: 4
31. Gorontalo
Terkonfirmasi: 15
Meninggal: 1
Sembuh: 2
32. Bengkulu
Terkonfirmasi: 12
Meninggal: 1
Sembuh: 1
33. Aceh
Terkonfirmasi: 12
Meninggal: 1
Sembuh: 7
34. Nusa Tenggara Timur
Terkonfirmasi: 10
Meninggal: 0
Sembuh: 1
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul: UPDATE Terkini Virus Corona di Indonesia Selasa 5 Mei 2020, Rincian Sebaran Kasus di 34 Provinsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/melihat-dari-dekat-isi-rs-darurat-wisma-atlet-kemayoran-jakarta_20200430_211614.jpg)