Breaking News:

Virus Corona

PSBB Transisi Jakarta, Anies Tegaskan Tak Segan Tutup Tempat yang Langgar Protokol Kesehatan

Anies Baswedan menegaskan pihaknya tak akan segan-segan menutup tempat yang melanggar protokol kesehatan dalam masa PSBB Transisi di Jakarta.

Tangkap layar channel YouTube PEMPROV DKI JAKARTA
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan segan-segan menutup tempat yang melanggar protokol kesehatan dalam situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa transisi ini.

Anies mengatakan, semua pengelola lokasi harus menerapkan kapasitas maksimal 50 persen.

Apabila ada pihak yang melanggar maka harus siap dengan konsekuensinya.

Menurut Anies, pelanggaran pertama dan kedua akan lebih dahulu diberi peringatan.

Baca: Anies Baswedan Ingatkan Warga DKI: Jangan Anggap Pandemi Sudah Selesai, Ini Baru Transisi

Namun, apabila tiga kali terbukti melanggar, maka izin operasi dari tempat tersebut akan dicabut.

"Kami tidak segan-segan mencabut izin untuk menutup tempat apabila melakukan pelanggaran," tegas Anies dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui Kompas TV, Jumat (5/6/2020).

"Bila ada pertokoan, perkantoran, mal, yang kapasitasnya harusnya maksimal 50 persen, bila sampai melanggar, akan dingatkan dua kali."

"Dua kali (diingatkan) masih melanggar, yang ketiga akan ditutup," sambungnya.

Anies mengatakan, hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan para warga di Jakarta.

Ia pun berharap warga dapat saling mengawasi sehingga masa transisi dapat terlewati dengan baik.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved