Breaking News:

Virus Corona

Belajar dari Serangan Covid-19 di Beijing, Tak Ada Tempat yang Benar-benar Steril dari Virus

Selama 55 hari sebelumnya, Beijing tidak melaporkan adanya infeksi yang ditularkan secara lokal, sehingga kehidupan di wilayah itu kembali normal

AFP/NOEL CELIS
Warga mengenakan masker saat mengendarai motor dan sepeda, di masa jam sibuk di Beijing (16/6/2020). Situasi penyebaran virus corona di ibukota Cina tersebut masuk ke dalam kategori 'sangat parah', setelah 27 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dari cluster baru di Beijing, dan membuat otoritas setempat melakukan pelacakan serta pengujian Covid-19 besar-besaran. AFP/NOEL CELIS 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Penyebaran Covid-19 yang mendadak menyerang Beijing, ibu kota China, pada minggu kedua Juni 2020, meruntuhkan anggapan Negeri Tirai Bambu itu telah berhasil mengatasi virus corona.

Selama 55 hari sebelumnya, Beijing tidak melaporkan adanya infeksi yang ditularkan secara lokal, sehingga kehidupan di wilayah itu kembali normal.

Baca: Pasien Covid Tak Jujur, Nenek Tukang Urut di Sumsel Akhirnya Tertular Corona

Bisnis dan sekolah dibuka kembali, orang-orang kembali bekerja.

Angkutan umum dan taman kota dipenuhi oleh banyak orang.

Namun kondisi itu mendadak hancur pada minggu kedua Juni 2020, ketika muncul kasus baru di pasar makanan grosir terbesar di kota itu, yang menginfeksi lebih dari 180 orang pada Jumat (12/6/2020).

Dalam hitungan hari, kota metropolitan yang berpenduduk lebih dari 20 juta orang ini di-lockdown sebagian.

Pemerintah China kembali melakukan langkah-langkah restriktif yang digunakan sebelumnya di kawasan Kota Wuhan, Provinsi Hubei, pada saat gelombang awal infeksi virus corona pada awal tahun 2020.

Pemerintah Kota Beijing menutup lingkungan perumahan, menutup sekolah, dan melarang ratusan ribu orang yang dianggap berisiko tertular virus meninggalkan kota.

Dalam lima hari sekira 356 ribu orang telah menjalani pengujian infeksi Covid-19.

Beijing sebelumnya dianggap sebagai kota paling aman di negara itu.

Halaman
1234
Penulis: Febby Mahendra
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved